Analisis Perbandingan Pengaruh Permainan Tradisional Gobak Sodor dan Bentengan terhadap Kebugaran Jasmani Siswa SMA

Authors

  • Dinda Kusuma Putri Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
  • Bayu Akbar Harmono Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
  • Ujang Rohman Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Jawa Timur, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.61116/suplemen.v2i1.903

Keywords:

Permainan Tradisional, Gobak Sodor, Bentengan, Kebugaran Jasmani, Siswa, SMA

Abstract

Permainan tradisional merupakan salah satu bentuk aktivitas fisik yang berpotensi meningkatkan kebugaran jasmani siswa serta menumbuhkan keterlibatan aktif dalam pembelajaran pendidikan jasmani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh permainan tradisional gobak sodor dan bentengan terhadap kebugaran jasmani siswa di SMAN 1 Kedamean. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain two group pretest–posttest. Sampel penelitian berjumlah 36 siswa kelas XII yang dibagi menjadi kelompok eksperimen gobak sodor, kelompok eksperimen bentengan, dan kelompok kontrol. Instrumen pengukuran kebugaran jasmani menggunakan Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI). Data dianalisis menggunakan uji prasyarat dan uji paired sample t-test dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan tradisional gobak sodor dan bentengan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kebugaran jasmani siswa. Kelompok gobak sodor menunjukkan peningkatan kebugaran jasmani yang lebih tinggi dibandingkan kelompok bentengan dan kelompok kontrol. Dengan demikian, permainan tradisional, khususnya gobak sodor, dapat direkomendasikan sebagai alternatif pembelajaran pendidikan jasmani yang efektif dan menyenangkan untuk meningkatkan kebugaran jasmani siswa sekolah menengah.

Published

2026-06-30

Issue

Section

Articles