Analisis Pengaruh Latihan Intensitas Zona 4 terhadap Daya Tahan Anaerobik Atlet Jujitsu

Authors

  • Miftha Aulia' Fithrony Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
  • Shandy Pieter Pelamonia Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
  • Mulyono Mulyono Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Jawa Timur, Indonesia

Keywords:

Latihan, Intensitas Zona 4, Daya Tahan Anaerobik, Atlet, Jujitsu

Abstract

Latihan intensitas zona 4 terbukti efektif dalam meningkatkan daya tahan anaerobik atlet jujitsu melalui penerapan metode newaza drill. Penelitian ini dilakukan terhadap 10 atlet dengan desain eksperimen one-group pretest-posttest design, yang mengukur perubahan daya tahan anaerobik sebelum dan sesudah latihan selama 8 minggu. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dari kategori “Baik” menjadi “Sangat Baik” dalam daya tahan anaerobik, yang diukur dengan Running-Based Anaerobic Sprint Test (RAST). Latihan dengan intensitas 80-85% VO₂ max, dengan rasio kerja-istirahat 1:0.5, berhasil menstimulasi adaptasi fisiologis atlet untuk memanfaatkan energi anaerobik secara lebih efisien. Analisis statistik menggunakan uji-t memperkuat kesimpulan bahwa metode ini memberikan dampak positif yang signifikan, meskipun variasi hasil antar individu mengindikasikan perlunya penyesuaian intensitas dan variasi latihan untuk mengoptimalkan performa. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis dalam merancang program latihan yang terukur untuk meningkatkan performa atlet jujitsu kategori newaza.

Downloads

Published

2025-04-30

Issue

Section

Articles