Peningkatan Literasi melalui Kegiatan Edukatif Berbasis Komunitas di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak

Authors

  • Ulfa Diya Atiqa Universitas Negeri Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
  • Anwar Lubis Universitas Negeri Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
  • Ismi Irfiyanti Fachruddin Universitas Negeri Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
  • Sakinah Amir Universitas Negeri Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
  • Andi Hardianti Universitas Negeri Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.61116/jpkm.v4i1.833

Keywords:

Literasi, Edukasi, Komunitas, Ruang Publik Terpadu Ramah Anak

Abstract

Rendahnya minat baca anak di ruang publik perkotaan  menjadi tantangan dalam penguatan literasi di masyarakat. Hasil survei Programme for International Student Assessment (PISA) menunjukkan kemampuan membaca siswa Indonesia berada di bawah rata-rata negara OECD, yang menandakan perlunya intervensi kreatif di luar pendidikan formal. Salah satu alternatif yang efektif adalah melalui kegiatan literasi berbasis komunitas di ruang publik seperti RPTRA. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi anak melalui program literasi berbasis komunitas di RPTRA Cendekia Cipedak, Jakarta Selatan. Program dilaksanakan dengan pendekatan community-based learning dan experiential learning, melibatkan 55 anak usia sekolah dan 20 relawan muda sebagai fasilitator. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan minar membaca, partisipasi aktif, kepercayaan diri berbicara, serta dukungan orang tua. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan seluruh aspek yang diukur yaitu minat membaca (9%), partisipasi aktif (13%), kepercayaan diri berbicara (11%), dan dukungan orang tua (7%). Temuan ini menunjukkan bahwa program literasi berbasis komunitas tidak hanya berdampak pada peningkatan kemampuan literasi anak, tetapi juga memperkuat keterlibatan keluarga dan peran relawan dalam pemberdayaan komunitas. Kegiata ini relevan dengan strategi penguatan literasi di era masyarakat 5.0 yang menekankan pembelajaran berpusat pada manusia dan kolaborasi sosial. Program serupa direkomendasikan untuk dikembangkan secara berkelanjutan di ruang public lainnya.

References

Anwar, R. K., Rukmana, E. N., & Saepudin, E. (2023). Meaning of storytelling in volunteers’ experiences at Pabukon Ngadongeng Community Reading Park. Jurnal Kajian Informasi Dan Perpustakaan, 11(2), 102–115. https://jurnal.unpad.ac.id/jkip/article/view/49905

Ariyani, N., & Bilqis, F. (2025). Community service program to improve early childhood and school-age literacy using the multisensory method. ICCD Journal, 7(1). https://doi.org/10.33068/iccd.v7i1.866

Ilma, S., Fazlia, J., Salim, W. A., Wahyuni, B. S., & Djafar, L. M. B. (2025). Program literasi berbasis komunitas untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi di SD Negeri 2 Sapit. ALPATIH: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat. https://doi.org/10.70115/alpatih.v2i1.195

Kolb, D. A. (1984). Experiential learning: Experience as the source of learning and development. Prentice-Hall.

Marwan, A., & Harahap, R. H. (2024). Local literacy initiatives program as a means of improving communities’ literacy in Indonesia. Advanced Humanities Journal, 7(1). https://mail.royalliteglobal.com/advanced-humanities/article/view/1512

Nisa, W. N., Nurmeidina, R., Mustangin, M., & Widadiya, J. A. (2025). Peran pendidikan nonformal sebagai penguatan pendidikan karakter dan minat literasi di Era Masyarakat 5.0. Jurnal Basicedu, 9(2). https://doi.org/10.31004/basicedu.v9i2.9877

Novrita, J., Oktavia, R., & Sari, T. Y. (2025). Making “Taman Baca” sustainable: Lessons from community-based non-formal education in Aceh, Indonesia. Computers & Education Open, 13. https://doi.org/10.1016/j.caeo.2025.100213

OECD. (2019). PISA 2018 results (Volume I): What students know and can do. OECD Publishing.

Rahmah, A., Nurfalah, F., Hamzah, P., Prayoga, J., & Ilham, M. I. (2025). Strategi penguatan minat literasi pada anak usia sekolah dasar melalui program KKN-T literasi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka. https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i2.590

Sa’diyah, N., & Arbarini, M. (2021). Pembelajaran literasi anak terintegrasi kecakapan hidup di TBM Warung Pasinaon Bergas Lor. Journal of Nonformal Education and Community Empowerment, 5(2). https://doi.org/10.15294/pls.v5i2.42061

Setiawan, A. (2022). Youth volunteerism and leadership development in community engagement programs. Indonesian Journal of Civic Studies, 7(1), 22–34.

Silawati, E., & Mulyati, T. (2021). Developing integrated programs to empower society in supporting children’s literacy practices. Varidika, 33(2), 120–134. https://journals.ums.ac.id/index.php/varidika/article/view/13023

Thaharah, A., & Batubara, A. K. (2025). Peran SASUDE sebagai gerakan swadaya literasi anak dalam membangun SDGs. Satwika: Kajian Ilmu Budaya Dan Perubahan Sosial, 7(1). https://doi.org/10.22219/satwika.v7i1.25599

Published

2026-02-21

How to Cite

Ulfa Diya Atiqa, Anwar Lubis, Ismi Irfiyanti Fachruddin, Sakinah Amir, & Andi Hardianti. (2026). Peningkatan Literasi melalui Kegiatan Edukatif Berbasis Komunitas di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM), 4(1), 26–32. https://doi.org/10.61116/jpkm.v4i1.833

Issue

Section

Articles