PERAN SERTA INSEMINASI BUATAN DALAM MENDUKUNG PROGRAM SIKOMANDAN (SAPI DAN KERBAU KOMODITI UTAMA DALAM NEGERI)

Authors

  • ERZAN A. SYAHROWI Universitas Pendidikan Mandalika
  • MAULIDIN MAULIDIN Universitas Pendidikan Mandalika
  • LALU HULFIAN Universitas Pendidikan Mandalika

DOI:

https://doi.org/10.61116/jpkm.v2i2.401

Keywords:

inseminasi buatan, program, komoditi utama dalam negeri

Abstract

Program SIKOMANDAN (Sapi dan Kerbau Komoditi Andalan Negeri) merupakan inisiatif strategis pemerintah dalam rangka meningkatkan populasi dan produktivitas ternak sapi dan kerbau di Indonesia. Salah satu pendekatan utama dalam mendukung program ini adalah penerapan teknologi inseminasi buatan (IB) yang terbukti efektif dalam mempercepat perbaikan genetik dan reproduksi ternak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui sosialisasi, pelatihan teknis, serta pendampingan langsung kepada peternak di desa mitra. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peternak mengenai manfaat dan teknik inseminasi buatan, sekaligus mendorong partisipasi aktif mereka dalam program SIKOMANDAN. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan minat peternak terhadap IB, serta peningkatan jumlah ternak yang berhasil diinseminasi secara buatan. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbentuk sinergi yang kuat antara pemerintah, peternak, dan tenaga teknis dalam memperkuat ketahanan pangan nasional berbasis ternak lokal.

References

Ardiansyah, T., Iskandar, F., & Zulfanita, Z. (2024). Preferensi Peternak Terhadap Penggunaan Teknologi Inseminasi Buatan Pada Program Sapi Kerbau Komoditas Andalan Negeri (SIKOMANDAN). Jurnal Riset Agribisnis dan Peternakan, 9(2), 1–12. https://doi.org/10.37729/jrap.v9i2.5388ditjenpkh.pertanian.go.id+4Jurnal UMP+4Jurnal UMP+4

Himpunan Studi Ternak Produktif Fakultas Kedokteran Hewan UGM. (2021, Juli 22). SIKOMANDAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN INSEMINASI BUATAN TERNAK. https://hstp.fkh.ugm.ac.id/2021/07/22/sikomandan-sebagai-upaya-peningkatan-inseminasi-buatan-ternak/HSTP UGM

Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2021, Mei 24). Program “SIKOMANDAN”: Dongkrak Keberhasilan IB sekaligus Populasi Kerbau Indonesia. https://ditjenpkh.pertanian.go.id/berita/1302-program-sikomandan-dongkrak-keberhasilan-ib-sekaligus-populasi-kerbau-indonesiaditjenpkh.pertanian.go.id+1HSTP UGM+1

Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2021, Mei 24). Program “SIKOMANDAN”: Dongkrak Keberhasilan IB sekaligus Populasi Kerbau Indonesia. https://ditjenpkh.pertanian.go.id/berita/1302-program-sikomandan-dongkrak-keberhasilan-ib-sekaligus-populasi-kerbau-indonesiaditjenpkh.pertanian.go.id+1HSTP UGM+1

Mohammed, A. (2018). Artificial Insemination and its Economical Significancy in Dairy Cattle. International Journal of Research Studies in Microbiology and Biotechnology, 4(1).Jurnal UTB

Morrell, J. M. (2011). Artificial Insemination: Current and Future Trends. Artificial Insemination in Farm Animals, 1–14.Jurnal UTB

Mulu, M., Moges, N., & Adane, M. (2018). Review on Process, Advantages and Disadvantage of Artificial Insemination in Cattle. International Journal of Veterinary Science and Animal Husbandry, 3(6), 8–13.Jurnal UTB

Mulyawati, I. M., Mardiningsih, D., & Satmoko, S. (2016). Pengaruh Umur, Pendidikan, Pengalaman dan Jumlah Ternak Peternak Kambing terhadap Perilaku Sapta Usaha Beternak Kambing di Desa Wonosari Kecamatan Patebon. Agromedia, 34(1), 85–90.Jurnal UTB

Novita, C. I., Abdullah, M. A. N., Sari, E. M., & Zulfian, Z. (2019). Evaluasi Program Inseminasi Buatan pada Sapi Lokal Betina di Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh. Jurnal Agripet, 19(1), 31–39.Jurnal UTB+1HSTP UGM+1

Prayitno, R. S. (2018). Analisis Usaha Ternak Indukan Sapi Peranakan Simental di Kecamatan Patean Kabupaten Kendal. Agromedia, 36(1), 97–105.Jurnal UTB

Purnomo, S. H., Rahayu, E. T., & Antoro, S. B. (2017). Strategi Pengembangan Peternakan Sapi Potong Rakyat di Kecamatan Wuryantoro Kabupaten Wonogiri. Buletin Peternakan, 41(4), 484–494.Jurnal UTB

Rivera, H., Lopez, H., & Fricke, P. M. (2005). Use of Intravaginal Progesterone-Releasing Inserts in A Synchronization Protocol Before Timed AI and for Synchronizing Return to Estrus in Holstein Heifers. Journal of Dairy Science, 88(3), 957–968.Jurnal UTB

Roelofs, J. B., Van Eerdenburg, F. J. C. M., Soede, N. M., & Kemp, B. (2005). Various Behavioral Signs of Estrous and their Relationship with Time of Ovulation in Dairy Cattle. Theriogenology, 63, 1366–1377.Jurnal UTB

Widiyaningsih, P. K., Iskandar, F., & Zulfanita, Z. (2023). Keberhasilan Inseminasi Buatan Pada Program Sapi dan Kerbau Komoditas Andalan Negeri (SIKOMANDAN) Berdasarkan Peran Peternak dan Inseminator. Jurnal Riset Agribisnis dan Peternakan, 8(1), 73–82. https://doi.org/10.37729/jrap.v8i1.3875Jurnal UMP

Widiyaningsih, P. K., Iskandar, F., & Zulfanita, Z. (2023). Keberhasilan Inseminasi Buatan Pada Program Sapi dan Kerbau Komoditas Andalan Negeri (SIKOMANDAN) Berdasarkan Peran Peternak dan Inseminator. Jurnal Riset Agribisnis dan Peternakan, 8(1), 73–82. https://doi.org/10.37729/jrap.v8i1.3875

Downloads

Published

2024-08-31

How to Cite

ERZAN A. SYAHROWI, MAULIDIN, M., & LALU HULFIAN. (2024). PERAN SERTA INSEMINASI BUATAN DALAM MENDUKUNG PROGRAM SIKOMANDAN (SAPI DAN KERBAU KOMODITI UTAMA DALAM NEGERI). Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM), 2(2), 40–45. https://doi.org/10.61116/jpkm.v2i2.401

Issue

Section

Articles