Pengaruh Circuit Training terhadap Tinggi Lompatan pada Atlet Bola Basket

Authors

  • M. Arya Zaidil Madi Universitas Pendidikan Mandalika
  • Dadang Warta Candra Wira Kesuma Universitas Pendidikan Mandalika
  • Nazalus Syobri Universitas Pendidikan Mandalika

DOI:

https://doi.org/10.61116/jp3t.v3i1.989

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan circuit training terhadap kemampuan tinggi lompatan pemain bola basket U-20 Club Mopra Pringgasela Tahun 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah pra-eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 15 pemain yang mengikuti program latihan circuit training selama 16 pertemuan. Latihan terdiri dari enam stasiun yaitu: squat jump, lunges, bounding, jumping jack, lompat tanpa awalan, dan plank to squat jump. Data dikumpulkan melalui tes tinggi lompatan sebelum dan sesudah perlakuan. Analisis data menggunakan uji t berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan pada kemampuan tinggi lompatan, dari rata-rata 41,40 cm menjadi 50,33 cm (p < 0,001). Kesimpulannya, latihan circuit training memberikan pengaruh positif yang signifikan terhadap kemampuan tinggi lompatan pemain bola basket U-20. Penelitian ini merekomendasikan pelatih dan klub untuk mengintegrasikan circuit training ke dalam program latihan rutin.

Published

2025-03-31

How to Cite

M. Arya Zaidil Madi, Dadang Warta Candra Wira Kesuma, & Nazalus Syobri. (2025). Pengaruh Circuit Training terhadap Tinggi Lompatan pada Atlet Bola Basket. Jurnal Penelitian, Pengembangan Pembelajaran Dan Teknologi (JP3T), 3(1), 58–65. https://doi.org/10.61116/jp3t.v3i1.989

Issue

Section

Articles