Analisis Penerapan Metode Role Playing untuk Meningkatkan Empati Siswa dalam Pembelajaran Sosial
DOI:
https://doi.org/10.61116/jp3t.v3i3.579Keywords:
Metode, Role Playing, Empati, Siswa, Pembelajaran, SosialAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan metode bermain peran (role playing) dalam meningkatkan empati siswa pada pembelajaran sosial di SDN 014 Teluk Piyai Pesisir, Kabupaten Rokan Hilir. Empati merupakan kompetensi sosial-emosional krusial yang perlu dikembangkan sejak dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Partisipan penelitian terdiri dari 3 guru kelas (kelas 4-6) dan 15 siswa. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode bermain peran berperan signifikan dalam membantu siswa memahami dan merasakan perspektif orang lain. Melalui memerankan berbagai karakter, siswa mampu mengembangkan kemampuan mengambil sudut pandang, mengatur emosi, dan berinteraksi secara positif. Meskipun efektif, ditemukan pula beberapa tantangan seperti ketersediaan waktu, ketersediaan skenario yang relevan, dan rasa malu pada beberapa siswa. Temuan ini menegaskan bahwa metode bermain peran adalah strategi pedagogis yang powerful untuk pendidikan karakter dan sosial. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi guru dan pihak sekolah untuk mengintegrasikan metode ini secara lebih sistematis dalam kurikulum.
References
Aini, S. N., & Sugiarto, S. (2021). Peran Pembelajaran Berbasis Permainan Peran dalam Meningkatkan Keterampilan Sosial Siswa. Jurnal Pendidikan Sosial, 11(3), 220–235.
Akbar, F., & Dewi, R. (2020). Analisis Efektivitas Metode Role Playing dalam Pembelajaran Sosiologi di Sekolah Menengah. Jurnal Pendidikan Dasar, 10(1), 50–65.
American Psychological Association. (2020). Publication manual of the American Psychological Association (7th ed.).
Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. W. H. Freeman and Company.
Borba, M. (2016). UnSelfie: Why empathetic kids succeed in our all-about-me world. Atria Books.
Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Sage publications.
Dharma, S. D., & Santoso, R. (2019). Pengaruh Metode Bermain Peran terhadap Pengembangan Karakter Empati Siswa. Jurnal Penelitian Pendidikan, 9(2), 115–130.
Goleman, D. (1995). Emotional intelligence: Why it can matter more than IQ. Bantam Books.
Hidayat, M. (2018). Kontribusi Metode Role Playing terhadap Peningkatan Keterampilan Komunikasi Siswa. Jurnal Ilmu Komunikasi, 8(2), 110–125.
Hurlock, E. B. (1978). Child Development. McGraw-Hill.
Johnson, D. W., & Johnson, R. T. (1999). Learning together and alone: Cooperative, competitive, and individualistic learning (5th ed.). Allyn and Bacon.
Kolb, D. A. (1984). Experiential learning: Experience as the source of learning and development. Prentice-Hall.
Lestari, D., & Widodo, A. (2021). Analisis Konten Edukasi Digital untuk Pengembangan Karakter Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Dasar, 11(2), 201–215.
Ningsih, S., & Pratama, B. (2022). Peran Media dalam Mendukung Pembelajaran Berbasis Permainan Peran. Jurnal Inovasi Pendidikan, 11(4), 310–325.
Nugraha, P. A., & Sari, N. (2020). Peningkatan Empati Siswa melalui Pembelajaran Berbasis Peran dalam Mata Pelajaran PKn. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 10(1), 50–65.
Piaget, J. (1962). The psychology of intelligence. Littlefield Adams.
Santrock, J. W. (2018). Life-Span Development (17th ed.). McGraw-Hill Education.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Susanto, A. (2017). Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Kencana.
Syafei, I. (2021). Efektivitas Model Pembelajaran Berbasis Peran terhadap Penguasaan Konsep Sosial. Jurnal Sains dan Pendidikan, 11(3), 180–195.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.
Widodo, B., & Puspitasari, D. (2019). Pembelajaran Sosial-Emosional untuk Meningkatkan Keterampilan Hidup Siswa. Jurnal Pendidikan dan Sastra Indonesia, 10(2), 112–125.
Yuliana, D. (2022). Analisis Komparatif Efektivitas Metode Bermain Peran pada Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(1), 30–45.
Yusuf, M. (2020). Inovasi Guru dalam Pembelajaran Karakter di Sekolah Dasar dengan Keterbatasan Sumber Daya. Jurnal Pendidikan Profesi Guru, 14(1), 77–90.
Zubaidah, S. (2016). Keterampilan Abad Ke-21: Keterampilan Berpikir Kritis dan Keterampilan Kolaborasi. Jurnal Penelitian Pendidikan, 16(2), 1–15.
Zuhri, S. (2018). Analisis Hubungan antara Minat Belajar dan Pemahaman Konsep Sosial Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Bahasa, 7(1), 50-65.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Teti Manurung, Fitriani Fitriani, Ani Marsiah, Zulaiha Zulaiha, Widya Wati, Nurma Hidayah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







