Persepsi Guru dan Orang Tua terhadap Pemanfaatan Konten Edukasi di YouTube untuk Pembelajaran PAUD
DOI:
https://doi.org/10.61116/jp3t.v3i1.573Keywords:
Guru, Orang Tua, Konten, Edukasi, Youtube, Pembelajaran, PAUDAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi guru dan orang tua terhadap pemanfaatan konten edukasi di YouTube sebagai sumber pembelajaran tambahan bagi anak usia dini (PAUD) di Kota Medan. Pemanfaatan teknologi digital, termasuk platform berbagi video seperti YouTube, telah menjadi fenomena yang tidak terhindarkan dalam pendidikan anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melibatkan 10 guru PAUD dan 15 orang tua siswa dari berbagai sekolah di Kota Medan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik guru maupun orang tua memiliki persepsi positif terhadap manfaat konten edukasi di YouTube, terutama dalam hal kemudahan akses, variasi materi, dan kemampuan menarik minat anak. Namun, terdapat beberapa kekhawatiran dan tantangan, seperti konten yang tidak sesuai, risiko paparan iklan, dan ketergantungan anak pada gawai. Temuan ini memberikan wawasan berharga bagi pendidik dan orang tua dalam mengoptimalkan pemanfaatan YouTube secara bijak dan aman.
References
Aini, S. N. (2020). Peran Orang Tua dalam Mencegah Dampak Negatif Penggunaan Gadget pada Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 12–25.
Ajayi, L. (2018). Teachers’ Perceptions of Using Technology to Promote Literacy in Early Childhood Classrooms. Early Childhood Education Journal, 46(6), 633–642. https://doi.org/10.1007/s10643-017-0870-1
American Academy of Pediatrics. (2016). Media and Young Minds. Pediatrics, 138(5), e20162591. https://doi.org/10.1542/peds.2016-2591
Azhar, N., & Hasanah, U. (2019). Pengaruh Penggunaan Media YouTube terhadap Keterampilan Berbicara Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(2), 110–125.
Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77-101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa
Bruner, J. S. (1960). The Process of Education. Harvard University Press.
Cohen, L., Manion, L., & Morrison, K. (2018). Research methods in education (8th ed.). Routledge.
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Sage publications.
Davis, F. D. (1989). Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use, and User Acceptance of Information Technology. MIS Quarterly, 13(3), 319–340. https://doi.org/10.2307/249008
Fariz, S. (2021). Persepsi Orang Tua tentang Dampak Positif dan Negatif YouTube bagi Anak Pra-sekolah. Prosiding Konferensi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 45-56.
Hidayat, A. S. (2018). Hubungan antara Kreativitas Guru dan Motivasi Belajar Siswa dalam Pembelajaran Sains. Jurnal Penelitian Pendidikan, 11(1), 77–90.
Hurlock, E. B. (1978). Child Development. McGraw-Hill.
Iswanto, B. (2020). Tinjauan Kritis Terhadap Konten YouTube sebagai Sumber Belajar Anak Usia Dini di Indonesia. Prosiding Konferensi Nasional Teknologi Pendidikan, 2(1), 112–120.
Johnson, G. M. (2013). The Effects of Educational YouTube Videos on Young Children's Learning. Journal of Research on Technology in Education, 45(4), 319–335.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2020). Pedoman Pembelajaran Jarak Jauh.
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). (2022). Laporan Penggunaan Gawai dan Literasi Digital Anak di Indonesia.
Lestari, A. P. (2018). Psikologi Perkembangan Anak Usia Sekolah Dasar. Kencana.
Lestari, D., & Widodo, A. (2021). Analisis Konten Edukasi di YouTube untuk Pengembangan Karakter Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Dasar, 11(2), 201–215.
Papert, S. (1993). The Children's Machine: Rethinking School in the Age of the Computer. Basic Books.
Prensky, M. (2001). Digital Natives, Digital Immigrants. NCB University Press.
Rahayu, S., & Puspitasari, D. (2020). Urgensi Literasi Digital bagi Guru dan Orang Tua di Era Pendidikan 4.0. Jurnal Ilmu Pendidikan, 26(3), 190–205.
Ramadhan, S. (2018). Pemanfaatan YouTube sebagai Media Pembelajaran di Sekolah Dasar: Persepsi Guru dan Siswa. Jurnal Teknologi Pendidikan, 17(1), 50–65.
Santrock, J. W. (2018). Life-Span Development (17th ed.). McGraw-Hill Education.
Sari, N. (2022). Kolaborasi Sekolah dan Keluarga dalam Menghadapi Tantangan Pembelajaran Digital. Jurnal Manajemen Pendidikan, 10(1), 30–45.
Setyawan, V. R. (2021). Peran Pengawasan Orang Tua terhadap Pola Penggunaan Gawai pada Anak. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Bimbingan, 4(2), 115–128.
Sulaiman, R., & Handayani, T. (2019). Persepsi Guru PAUD terhadap Integrasi Teknologi dalam Pembelajaran. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(4), 210–225.
Suryabrata, S. (2012). Metodologi Penelitian Pendidikan. Raja Grafindo Persada.
Tamam, B., & Setiawan, A. (2020). Analisis Efektivitas Video Edukasi YouTube dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep pada Anak Usia Dini. Jurnal Inovasi Pendidikan, 8(3), 180–195.
Tapscott, D. (2009). Grown Up Digital: How the Net Generation is Changing Your World. McGraw-Hill.
UNICEF. (2017). The State of the World's Children 2017: Children in a Digital World. UNICEF.
Utami, L. (2021). Penggunaan YouTube Kids sebagai Alternatif Media Pembelajaran yang Aman bagi Anak. Jurnal Kajian Pendidikan dan Kebudayaan, 5(1), 55–70.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Harvard University Press.
Widjaja, M. (2017). Persepsi Orang Tua Terhadap Penggunaan Gadget dan Dampaknya pada Perkembangan Sosial Anak. Jurnal Ilmu Sosial dan Politik, 21(2), 150–165.
Wulandari, S. (2020). Peningkatan Hasil Belajar Sains melalui Metode Eksperimen Sederhana pada Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(1), 45-60.
Zubaidah, S. (2021). Strategi Komprehensif Guru untuk Meningkatkan Literasi Dini di Sekolah Dasar. Prosiding Konferensi Nasional Pendidikan Dasar, 4(1), 88-100.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dwi Septi Anjas Wulan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








