Intervensi “SATADIA” untuk Pencegahan Diabetes Mellitus (Studi Kasus di Kelurahan Kersanagara)
DOI:
https://doi.org/10.61116/jp3t.v3i2.502Keywords:
Intervensi, SATADIA, Pencegahan, Diabetes MellitusAbstract
Berdasarkan analisis data primer dan sekunder, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis masalah kesehatan prioritas di Kelurahan Kersanagara, Tasikmalaya, serta merumuskan solusi yang tepat. Dengan menggunakan metode Reinke dan pendekatan survei deskriptif terhadap 254 responden, ditemukan bahwa diabetes mellitus (DM) merupakan masalah kesehatan paling dominan. Analisis fishbone mengidentifikasi faktor determinan utama, yaitu kemudahan akses terhadap makanan dan minuman manis, termasuk junk food. Kesimpulan penelitian ini menetapkan DM sebagai prioritas utama yang membutuhkan penanganan segera. Diperlukan kolaborasi optimal dari semua pihak, termasuk stakeholder dan seluruh lapisan masyarakat, untuk merumuskan dan mengimplementasikan program kesehatan yang komprehensif guna mengatasi faktor-faktor risiko tersebut secara berkelanjutan.
References
Aini, S. N., & Sugiarto, S. (2021). Peran Intervensi Berbasis Sekolah dalam Promosi Gaya Hidup Sehat pada Anak. Jurnal Promosi Kesehatan, 11(3), 220-235.
Alberti, K. G. M. M., & Zimmet, P. Z. (1998). Definition, Diagnosis and Classification of Diabetes Mellitus and its Complications. Part 1: Diagnosis and Classification of Diabetes Mellitus Provisional Report of a WHO Consultation. Diabetic Medicine, 15(7), 539-553. https://doi.org/10.1002/(SICI)1096-9136(199807)15:7<539::AID-DIA668>3.0.CO;2-C
American Diabetes Association. (2020). Standards of Medical Care in Diabetes—2020. Diabetes Care, 43(Supplement 1), S1–S212. https://doi.org/10.2337/dc20-S001
Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. W. H. Freeman and Company.
Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Sage publications.
Dharma, S. D., & Santoso, R. (2019). Analisis Determinan Perilaku Sehat pada Remaja di Lingkungan Sekolah. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 9(2), 115-130.
Hardjono, D. (2018). Pendidikan Kesehatan Berbasis Komunitas. Pustaka Pelajar.
Herman, A. J., & Rahmat, A. (2019). Efektivitas Intervensi Edukasi Gizi terhadap Perilaku Konsumsi Makanan Manis pada Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(3), 150-165.
Kementrian Kesehatan RI. (2018). Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Kotler, P., & Lee, N. (2009). Social marketing: Influencing behaviors for good (4th ed.). Sage Publications.
Lestari, D., & Widodo, A. (2021). Analisis Konten Edukasi di YouTube untuk Pengembangan Karakter Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Dasar, 11(2), 201–215.
Ningsih, S., & Pratama, B. (2022). Strategi Promosi Kesehatan Melalui Media Digital dalam Pencegahan Penyakit Tidak Menular. Jurnal Manajemen Kesehatan, 11(4), 310–325.
Nugraha, P. A., & Sari, N. (2020). Peran Sekolah dalam Mencegah Obesitas dan Diabetes pada Anak. Jurnal Pendidikan dan Kesehatan, 10(1), 50-65.
OECD. (2019). Health at a Glance 2019: OECD Indicators. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/49646b1d-en
Piaget, J. (1962). The psychology of intelligence. Littlefield Adams.
Reinke, W. A. (1995). Health planning: A systematic approach. Johns Hopkins University Press.
Santoso, T., & Wibowo, B. (2021). Keterlibatan Stakeholder dalam Program Kesehatan Berbasis Sekolah. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 45-60.
Sari, N., & Lestari, A. P. (2022). Perilaku Konsumsi Makanan Manis dan Risiko Diabetes pada Anak Usia Sekolah. Jurnal Ilmu Gizi, 12(1), 20–35.
Setyawan, V. R. (2021). Peran Komunikasi Interpersonal dalam Meningkatkan Kesadaran Kesehatan. Jurnal Psikologi Sosial, 4(2), 115–128.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suhartono, A. (2018). Pendidikan Gizi dan Perilaku Sehat. CV Budi Utama.
Susilo, B. (2022). Hambatan dalam Pelaksanaan Program Kesehatan dan Dampaknya terhadap Partisipasi Masyarakat. Jurnal Riset Kesehatan, 8(2), 120-135.
Tompkins, G. E. (2017). Literacy for the 21st century: A balanced approach (8th ed.). Pearson Education.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.
WHO. (2020). Global Report on Diabetes. World Health Organization.
Wibowo, B. (2019). Strategi Promosi Kesehatan Berbasis Teori Perubahan Perilaku. Jurnal Kesehatan, 6(3), 120–135.
Widjaja, M. (2019). Ekspektasi Karir Siswa SMK Pasca Lulus: Sebuah Tinjauan Psikologis. Jurnal Psikologi Industri dan Organisasi, 21(2), 150–165.
Wulandari, S. (2020). Peningkatan Kesiapan Kerja Siswa SMK melalui Program Teaching Factory. Jurnal Ilmiah Pendidikan Vokasi, 10(1), 45-60.
Yuliana, D. (2022). Analisis Komparatif Kesiapan Kerja Lulusan SMK Berdasarkan Pengalaman Magang. Jurnal Pendidikan Vokasi, 12(1), 30–45.
Zubaidah, S. (2021). Keterampilan Abad ke-21 dan Relevansinya dengan Pendidikan Vokasi. Jurnal Pendidikan Vokasi, 4(1), 88–100.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nurma Haerunnisa, Diska Maoli Nurmala, Nabila Jatnikawati, Dini Martini, Yasmina Zahra Nur’aini, Ilham Imam Baili, Najwa Septi Adwitiya, Rian Arie Gustaman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








