Analisis Pengaruh Status Gizi dan Frekuensi Aktivitas Olahraga terhadap Tingkat Kebugaran Jasmani pada Siswa SD
DOI:
https://doi.org/10.61116/jp3t.v4i3.1244Keywords:
Gizi, Olahraga, Kebugaran Jasmani, Siswa, SDAbstract
Kebugaran jasmani siswa sekolah dasar dipengaruhi oleh berbagai faktor biologis, termasuk status gizi dan frekuensi berolahraga, sementara observasi awal di SDN Pondokrejo 04 Jember mengindikasikan rendahnya aktivitas fisik dan variasi status gizi siswa yang belum pernah diukur secara formal. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh status gizi dan frekuensi berolahraga terhadap tingkat kebugaran jasmani siswa kelas IV dan V, serta membandingkan kebugaran jasmani kelompok kombinasi status gizi dan frekuensi berolahraga yang optimal dengan yang tidak optimal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan teknik total sampling terhadap 20 siswa SDN Pondokrejo 04 Jember. Status gizi diukur menggunakan Indeks Massa Tubuh menurut Umur (IMT/U), frekuensi berolahraga dihimpun melalui angket skala Likert 15 butir, dan kebugaran jasmani dinilai menggunakan Tes Kebugaran Pelajar Nusantara (TKPN), kemudian data dianalisis menggunakan Independent Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan signifikan kebugaran jasmani antara siswa berstatus gizi normal dan tidak normal (t hitung 2,329 > t tabel 1,729), tidak terdapat perbedaan signifikan berdasarkan frekuensi berolahraga tinggi dan sedang/rendah (t hitung 0,43 < t tabel 1,729), serta terdapat perbedaan signifikan antara kelompok kombinasi optimal dan tidak optimal (t hitung 2,60 > t tabel 2,015). Disimpulkan bahwa status gizi merupakan determinan utama kebugaran jasmani siswa, sedangkan frekuensi berolahraga saja belum cukup berpengaruh signifikan, dan kombinasi gizi normal dengan olahraga rutin menghasilkan efek sinergis yang paling optimal terhadap kebugaran jasmani.
References
American College of Sports Medicine (ACSM). (2018). ACSM's guidelines for exercise testing and prescription (10th ed.). Wolters Kluwer.
Anam, S., Mulyono, M., & Darisman, E. K. (2024). Tingkat kebugaran jasmani siswa SDN Bulukagung 2 Klampis kabupaten Bangkalan. Penjaga: Pendidikan Jasmani Dan Olahraga, 5(1), 24-30. https://doi.org/10.55933/pjga.v5i1.841
Arikunto, S. (2021). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.
Bayu Samudera, F. D., Wahjuni, E. S., & Hidayat, T. (2024). Dampak status gizi, pola hidup sehat dan aktivitas fisik terhadap kebugaran jasmani pada siswa sekolah dasar Pasar Ikan Sidoarjo. EduInovasi: Journal of Basic Educational Studies, 4(1), 774-790. https://doi.org/10.47467/edui.v4i1.6145
Burhaein, E., & Solekhah, N. (2024). Kebugaran jasmani dan aktivitas fisik siswa sekolah dasar. Journal of S.P.O.R.T, 8(1), 249-264.
García-Hermoso, A., Correa-Bautista, J. E., Olloquequi, J., & Ramírez-Vélez, R. (2019). Health-related physical fitness and weight status in 13-to 15-year-old Latino adolescents: A pooled analysis. Jornal de Pediatria, 95, 435-442.
Ghozali, I. (2021). Aplikasi analisis multivariat dengan metode statistik manual (edisi 9). Universitas Diponegoro.
Huwaida, Z., Anggraini, F. T., & Firdawati, F. (2022). Hubungan aktivitas fisik dengan kebugaran jasmani siswa SDN 13 Sungai Pisang. Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia, 2(4), 243-248. https://doi.org/10.25077/jikesi.v2i4.361
Hurlock, E. B. (2018). Perkembangan anak (Jilid 1, Edisi Keenam, A. Dharma, Trans.). Erlangga.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2020 tentang Standar Antropometri Anak. Kemenkes RI.
Kementerian Pemuda dan Olahraga RI. (2023). Panduan teknis Tes Kebugaran Pelajar Nusantara (TKPN). Kemenpora.
Levene, H. (1960). Robust tests for equality of variances. In I. Olkin (Ed.), Contributions to probability and statistics (pp. 278-292). Stanford University Press.
Moch. Fajaryanto, Herpandika, R. P., & Pratama, B. A. (2022). Hasil penerapan TKPN pada siswa SDN 1 Rejomulyo kecamatan Kras kabupaten Kediri. SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga, 3(3), 223-229.
Piaget, J. (1964). Cognitive development in children: Piaget development and learning. Journal of Research in Science Teaching, 2(3), 176-186.
Pradana, K. A., Kurniawan, A. W., Winarno, M. E., & Kurniawan, R. (2023). Survei tingkat kebugaran jasmani siswa di sekolah dasar negeri Padangan 1 kecamatan Kayen Kidul kabupaten Kediri. Jurnal Kepelatihan Olahraga, 15(1). https://doi.org/10.17509/jko-upi.v15i1.56191
Prasetyo, Y. (2013). Kesadaran masyarakat berolahraga untuk peningkatan kesehatan dan pembangunan nasional. Medikora, 11(2), 219-228.
Pratama, D. A., & Winarno, M. E. (2022). Hubungan status gizi dan kebugaran jasmani terhadap hasil belajar penjas siswa SMA: Literature review. Sport Science and Health, 4(3), 238-249. https://doi.org/10.17977/um062v4i32022p238-249
Putro, B. C., & Winarno, M. E. (2022). Analisis aktivitas fisik dan status gizi terhadap kebugaran jasmani siswa SMP: Literature review. Sport Science and Health, 4(1), 1-11. https://doi.org/10.17977/um062v4i12022p1-11
Santrock, J. W. (2020). Child development (15th ed.). McGraw-Hill Education.
Sepriadi, S. (2017). Kontribusi status gizi dan kemampuan motorik terhadap kesegaran jasmani siswa sekolah dasar. Jurnal Keolahragaan, 5(2), 194-206. https://doi.org/10.21831/jk.v5i2.15147
Shapiro, S. S., & Wilk, M. B. (1965). An analysis of variance test for normality (complete samples). Biometrika, 52(3-4), 591-611.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta. Supariasa, I. D. N., Bakri, B., & Fajar, I. (2022). Penilaian status gizi (Edisi ke-2). EGC.
World Health Organization (WHO). (2020). WHO guidelines on physical activity and sedentary behaviour. World Health Organization.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Syukur, Wawan Setiawan, Arya T. Candra, Donny Setiawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








