Analisis Persepsi Guru dan Siswa terhadap Aktivitas Ekstrakurikuler Olahraga
DOI:
https://doi.org/10.61116/jp3t.v3i4.1239Keywords:
Persepsi, Guru, Siswa, Aktivitas, Ekstrakurikuler, OlahragaAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peran strategis ekstrakurikuler olahraga dalam pendidikan holistik, yang pada realitas empirisnya kerap berbenturan dengan berbagai kendala operasional di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam persepsi guru dan siswa terkait pemaknaan tujuan, hambatan pelaksanaan, serta harapan pengembangan aktivitas ekstrakurikuler olahraga. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif fenomenologis, penelitian ini melibatkan 12 informan yang terdiri atas 6 guru dan 6 siswa melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen wawancara mendalam, observasi partisipatif pasif, dan studi dokumentasi, yang kemudian dianalisis menggunakan model interaktif serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan adanya keselarasan persepsi antara guru dan siswa, bahwa ekstrakurikuler berfungsi sebagai medium esensial untuk pembentukan karakter, sarana katarsis pelepas stres akademik, dan jalur potensial pencapaian prestasi. Namun, idealisme tersebut sangat terhambat oleh keterbatasan infrastruktur, minimnya alokasi pendanaan, benturan jadwal akademik, serta rendahnya dukungan dari orang tua. Merespons kompleksitas kendala tersebut, informan mengartikulasikan harapan akan perlunya revitalisasi manajerial sekolah berupa pembaruan fasilitas, peningkatan apresiasi, dan kebijakan dispensasi akademik yang lebih empatik. Sebagai kesimpulan, terdapat kesenjangan yang signifikan antara visi pedagogis dan realitas dukungan struktural, sehingga keberlanjutan program olahraga ini mutlak membutuhkan sinergi komprehensif dari manajemen sekolah, orang tua, serta pemangku kebijakan guna menciptakan ekosistem pembinaan yang suportif dan holistik.
References
Bailey, R., Cope, E., & Parnell, D. (2017). Realising the benefits of sports and physical activity: The human capital model. Retos, 23, 273-283.
Bangsbo, J., Krustrup, P., Duda, J., et al. (2016). The Copenhagen Consensus Conference 2016; Children, youth, and physical activity in schools and during leisure time. British Journal of Sports Medicine, 50(19), 1177-1178. https://doi.org/10.1136/bjsports-2016-096325
Bennie, A., Peralta, L. R., Gibbons, S., Lubans, D. R., & Rosenkranz, R. R. (2017). Physical education teachers' perceptions about the effectiveness and acceptability of a school-based physical activity intervention. Physical Education and Sport Pedagogy, 22(3), 290-304. https://doi.org/10.1080/17408989.2016.1192592
Coalter, F. (2007). A Wider Social Role for Sport: Who's Keeping the Score?. Routledge.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Dunton, G. F., Do, B., & Wang, S. D. (2020). Early effects of the COVID-19 pandemic on physical activity and sedentary behavior in children living in the U.S. BMC Public Health, 20(1), 1351. https://doi.org/10.1186/Siswa 12889-020-09429-3
Eime, R. M., Young, J. A., Harvey, J. T., Charity, M. J., & Payne, W. R. (2016). A systematic review of the psychological and social benefits of participation in sport for adults. International Journal of Behavioral Nutrition and Physical Activity, 13(1), 96. https://doi.org/10.1186/Siswa 12966-016-0422-8
Gano-Overway, L. A., & Guivernau, M. (2018). The role of the caring climate in promoting social and emotional development in youth sports. Journal of Applied Sport Psychology, 30(2), 199-214.
Gunawan, I. (2022). Metode Penelitian Kualitatif: Teori dan Praktik. Jakarta: Bumi Aksara.
Kirk, D. (2020). Precarity, critical pedagogy and physical education. Physical Education and Sport Pedagogy, 25(3), 243-255. https://doi.org/10.1080/17408989.2020.1731114
Lubans, D., Richards, J., Hillman, C., et al. (2016). Physical activity for cognitive and mental health in youth: A systematic review of mechanisms. Pediatrics, 138(3), e20161642. https://doi.org/10.1542/peds.2016-1642
Maksum, A. (2018). Pendidikan Jasmani dan Karakter Bangsa: Sebuah Paradigma Berpikir. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 3(1), 1-9.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2018). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (4th ed.). Terjemahan oleh Tjetjep Rohendi Rohidi. Jakarta: Universitas Indonesia Press.
Mutohir, T. C., & Maksum, A. (2019). Sport Development Index (SDI) and Youth Character Building in Indonesia. International Journal of Human Movement and Sports Sciences, 7(4), 65-72.
Sääkslahti, A., & Niemistö, D. (2021). Physical activity and children's holistic development. Journal of Physical Education and Sport, 21(2), 652-658.
Sidiq, U., & Choiri, M. M. (2019). Metode Penelitian Kualitatif di Bidang Pendidikan. Ponorogo: Nata Karya.
Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kualitatif: Untuk Penelitian yang Bersifat Eksploratif, Enterpretif, Interaktif dan Konstruktif. Bandung: Alfabeta.
Vella, S. A., Cliff, D. P., Magee, C. A., & Okely, A. D. (2016). Sports participation and parent-reported health-related quality of life in children: longitudinal associations. The Journal of Pediatrics, 164(6), 1469-1474. https://doi.org/10.1016/j.jpeds.2014.01.071
Widyastuti, A., & Purnomo, E. (2023). "Hambatan dan Tantangan Guru Pendidikan Jasmani dalam Manajemen Ekstrakurikuler di Era Modernisasi". Jurnal Ilmu Keolahragaan, 12(1), 78-89.
Yin, R. K. (2018). Case Study Research and Applications: Design and Methods (6th ed.). SAGE Publications.
Yuliawan, D., & Hidayat, Y. (2018). Ketersediaan Sarana dan Prasarana Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di Sekolah Menengah Atas. Jurnal Pendidikan Olahraga, 7(2), 110-121.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ade Evriansyah Lubis, Purwanto Purwanto, Muhammad Imam Rahmatullah, Aref Vai, Rola Angga Lardika, Kristi Agust

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








