Analisis Peran Olahraga Tradisional Peresean sebagai Media Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal

Authors

  • Ahmad Anshori Hidayatullah Universitas Pendidikan Mandalika
  • Mujriah Mujriah Universitas Pendidikan Mandalika
  • Sutarman Sutarman Universitas Pendidikan Mandalika

DOI:

https://doi.org/10.61116/jp3t.v4i3.1221

Keywords:

Olahraga Tradisional, Peresean, Media, Pendidikan Karakter, Kearifan Lokal

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran tradisi Peresean sebagai media pelestarian budaya lokal sekaligus sarana pembentukan karakter berbasis kearifan lokal masyarakat Sasak di Paguyuban Guntur Telu, Desa Songak, Lombok Timur. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, penelitian ini melibatkan informan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peresean bukan sekadar warisan budaya historis yang bermakna sebagai tradisi meminta hujan dan ketangkasan prajurit, tetapi juga berperan penting dalam membentuk kontrol diri melalui pengendalian emosi, kepatuhan terhadap aturan (awig-awig), dan sportivitas serta membangun karakteristik individu yang meliputi keberanian, tanggung jawab, disiplin, solidaritas, dan persaudaraan. Nilai-nilai luhur tersebut tertanam melalui pengalaman langsung, pembiasaan, interaksi sosial, dan keteladanan. Dengan demikian, Peresean terbukti efektif sebagai media pendidikan karakter yang memperkuat integritas individu di tengah dinamika sosial budaya, sehingga pelestariannya perlu terus didukung secara berkelanjutan.

References

Anggreni & Fachururrazi. (2025). Revitalisasi kearifan lokal dalam pendidikan anak usia dini untuk penguatan identitas budaya. Jurnal Inspirasi Modern.

Asbarin, Amalia, N. N., & Jamaa, L. (2024). Integrasi pendidikan karakter dalam kurikulum Madrasah Ibtidaiyah berbasis kearifan lokal: Studi kasus di Indonesia Timur. IEEJ: Islamic Elementary Education Journal.

Asmani, J. M. (2011). Tuntunan lengkap metodologi praktis penelitian pendidikan. Diva Press.

Averill, JR (1973). Kontrol pribadi atas rangsangan yang tidak menyenangkan dan hubungannya dengan stres. Buletin Psikologi

Charmaz, K. (2006). Constructing grounded theory: A practical guide through qualitative analysis. SAGE Publications.

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Sage Publications.

Daniah. (2016). Kearifan lokal (local wisdom) sebagai basis pendidikan karakter. Pionir: Jurnal Pendidikan, 5(2).

Denzin, N. K., & Lincoln, Y. S. (2018). The Sage handbook of qualitative research (5th ed.). Sage Publications.

Fajarini, U. (2014). Peranan kearifan lokal dalam pendidikan karakter. Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal, 1(2)

Fajri, S. R., Hajiriah, T. L., Fitriani, H., Sriartha, I. P., & Mudana, I. W. (2024). Analysis of the potential values of character education in the independent curriculum on traditional arts typical of the Sasak tribe of Lombok “Peresean”. Jurnal Kependidikan, 10(1), 405–415.

Jamal Ma’mur Asmani, Tuntunan Lengkap Metodologi Praktis Penelitian Pendidikan, (Yogyakarta : Diva Press, 2011), 123..

Jayanti, F. D., & Wulandari, T. (2024). Character education based on local wisdom Hasthalaku. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 57(1), 73–83.

Mastur, M. (2018). Agresifitas Sang Petarung Peresean: Analisis Psiko-Sosio-Antropologis Atas Tradisi Presean Etnis Sasak. Fikroh, 7(2), 1-32.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook . SAGE Publications.

Mudarman, M., Jaelani, M., & Rismawati, L. (2024). Nilai-nilai pendidikan dalam tradisi peresean: Kajian etnopedagogik masyarakat Lombok. Kasta: Jurnal Ilmu Sosial, Agama, Budaya dan Terapan, 4(1), 1–10.

Perwithasari, N. M. N., & Istiqomah, S. A. B. (2025). Pendidikan karakter pada kesenian tradisional Peresean di Lombok Nusa Tenggara Barat. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 5(2), 924–933.

Rahman, A. (2024). The impact of traditional peresean sport on physiological and psychological aspects and its role as cultural heritage. Kinestetik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani, 8(3), 1–10.

Riyanto, Y. (2010). Metodologi penelitian pendidikan. Jakarta. Kencana Prenada Media Group

Ruyadi, Y. (2022). Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal. Bandung. Indonesia Emas Group.

Safitri, T., Affandi, L. H., & Zain, M. I. (2022). Nilai-nilai pendidikan karakter dalam permainan tradisional suku Sasak di Desa Babussalam Gerung Lombok Barat. Jurnal Ilmiah PENDAS: Primary Education Journal, 3(1), 63-76.

Setiahati, E., Mirna, I., Agustina, T., & Mutoharoh. (2025). Dampak pendidikan karakter berbasis kearifan lokal terhadap pembentukan jati diri siswa: Systematic literature review. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(1).

Soemitro, R. H. (1990). Metodologi penelitian hukum dan jurimetri. Ghalia Indonesia.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.

Suryadi, (2022). Menjadi Guru Profesional dan Beretika. Suka bumi. Cv jejak.

Wulandari, I. K., Sangadah, S., & Hendrawan, J. H. (2025). Peran kearifan lokal dalam konteks sosial dan pendidikan di era globalisasi. COSTING: Journal of Economic, Business and Accounting.

Published

2026-09-01

How to Cite

Ahmad Anshori Hidayatullah, Mujriah, M., & Sutarman, S. (2026). Analisis Peran Olahraga Tradisional Peresean sebagai Media Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal. Jurnal Penelitian, Pengembangan Pembelajaran Dan Teknologi (JP3T), 4(3), 300–310. https://doi.org/10.61116/jp3t.v4i3.1221

Issue

Section

Articles