Analisis Kontribusi Tingkat Kecemasan, Kecerdasan Emosi, dan Efikasi Diri terhadap Peak Performance Atlet SSB
DOI:
https://doi.org/10.61116/jp3t.v4i2.1200Keywords:
Kecemasan, Kecerdasan Emosi, Efikasi Diri, Peak Performance, Atlet, SSBAbstract
Penelitian kuantitatif korelasional ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kecemasan serta hubungannya dengan keberhasilan teknik take-off lompat jauh gaya jongkok pada siswa SDN Curahtakir 03. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling yang menghasilkan sampel total sebanyak 21 siswa kelas IV dan V (13 putra, 8 putri). Data tingkat kecemasan (variabel X) dikumpulkan melalui angket adaptasi Competitive State Anxiety Inventory-2 Revised (CSAI-2R), sedangkan data keberhasilan take-off (variabel Y) diukur menggunakan rubrik observasi terstruktur. Uji prasyarat Shapiro-Wilk menunjukkan data kedua variabel berdistribusi tidak normal ( ), sehingga pengujian hipotesis dialihkan menggunakan statistik non-parametrik korelasi Spearman’s Rho. Hasil analisis menunjukkan nilai koefisien korelasi ( ) sebesar 0,083 dengan nilai signifikansi ( ) 0,721 ( ), yang berarti tidak terdapat hubungan linear yang signifikan antara tingkat kecemasan dengan keberhasilan take-off. Namun, analisis deskriptif mendalam menyingkap pola hubungan non-linear berbentuk kurva U terbalik (inverted-U), yang relevan dengan Hukum Yerkes-Dodson. Performa tolakan siswa mencapai titik optimal (rata-rata 2,40) saat berada pada tingkat kecemasan sedang-tinggi (skor 3), sementara performa menurun pada tingkat kecemasan yang terlalu rendah maupun terlalu tinggi. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa dalam konteks anak usia sekolah dasar, kecemasan bukanlah faktor determinan negatif yang merusak, melainkan dapat berfungsi sebagai mekanisme adaptif untuk memicu fokus gerak selama dikelola pada taraf moderat. Guru PJOK disarankan menerapkan strategi pembelajaran yang adaptif untuk menjaga arousal optimal siswa.
References
Afriazal, & Mistar. (2019). Psikologi Olahraga. Jakarta: CV. Andi Offset. (Catatan: Judul disesuaikan dengan konteks psikologi olahraga, silakan cek kembali judul asli buku/jurnal jika merujuk pada karya spesifik).
Ahmad, A., dkk. (2023). Analisis Kecemasan Atlet dalam Pertandingan. Jurnal Psikologi Olahraga.
Amirullah. (2020). Pengaruh Kecerdasan Emosional terhadap Kinerja Pemain Sepakbola. Jurnal Ilmiah Keolahragaan.
Arikunto, S. (2015). Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan Edisi 2. Jakarta: Bumi Aksara.
Ateng, dalam Husdarta. (2010). Dasar-Dasar Ilmu Keolahragaan.
Bandura, A. (1997). Efikasi diri: Latihan Kontrol. New York: W.H. Freeman dan Perusahaan.
Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. W.H. Freeman and Company.
Bar-On, R. (1997). Inventaris Kecerdasan Emosional Bar-On (EQ-i): Tes Kecerdasan Emosional. Toronto: Sistem Multi-Kesehatan.
Barabady, B. (2020). Manajemen Kecemasan. Jakarta: Pustaka Baru.
Cokley, dalam Apta. (2014).Psikologi Sosial dalam Olahraga.
Cooper, RK, & Sawaf, A. (1997). EQ Eksekutif: Kecerdasan Emosional dalam Kepemimpinan dan Organisasi. New York: Grosset/Putnam.
Darussalam. (2018).Pendidikan Jasmani dan Olahraga. Malang: Universitas Negeri Malang.
Deaux, dalam Febrian. (2015).Dinamika Sosial Atlet.
Djaramah, SB (2015).Psikologi Belajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Fatwikiningsih. (2020).Kesehatan Mental dan Kecemasan. Yogyakarta: Deepublish.
Fernanda, R.A. (2023). Hubungan Tingkat Kecerdasan Emosi Atlet Bulutangkis Terhadap Peak Performance. Skripsi. Universitas Jambi. 6afc5c125d05
Festeviawan. (2019).Teknik Dasar Permainan Sepak Bola. Surabaya: Universitas Negeri Surabaya.
Freud, S. (1936).Hambatan, Gejala dan Kecemasan. London: Hogarth Press.
Goleman, D. (2002).Kecerdasan Emosional: Mengapa EI Lebih Penting Daripada IQ. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. (Terjemahan).
Goleman, D. (2017).Bekerja dengan Kecerdasan Emosional. New York: Buku Bantam.
Gunarsa, SD (2008).Psikologi Olahraga. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Hagger, MS, & Chatzisarantis, NLD (2005).Psikologi Aktivitas Fisik: Penentu, Kesejahteraan, dan Intervensi. London: Routledge.
Harsono, R. (1988).Coaching dan Aspek-Aspek Psikologis dalam Coaching. Jakarta: P2LPTK.
Hasmara. (2022).Pengembangan Kecerdasan Emosional Anak. Jakarta: Prenada Media.
Herwin. (2004). Sepak Bola Modern. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Huijgen, BC, dkk. (2015). Pengembangan Keterampilan Sepak Bola pada Profesional. Jurnal Ilmu Olahraga.
Husdarta. (2010). Psikologi Olahraga. Malang: Universitas Negeri Malang.
Iksan Muhamad Lukman, dkk. (2024). Kondisi Psikologis Atlet Sepak Bola. Jurnal Penelitian Olahraga.
Indra Gunawan. (2009). Tes dan Pengukuran Olahraga. Jakarta: Rajawali Pers.
Johanda, dkk. (2019). Aspek-Aspek Efikasi Diri dalam Olahraga. Jurnal Psikologi Terapan.
Justinus Lhaksana. (2012). Sepakbola: Teknik Dasar & Strategi. Jakarta: Jadilah Cerdas.
Kemal dan Supandi, dalam Husdarta. (2010). Ilmu Keolahragaan.
Kerlinger, F. N. (1973). Dasar-dasar Penelitian Perilaku. New York: Holt, Rinehart dan Winston.
Komarudin. (2013). Psikologi Pertandingan. Bandung: Alfabeta.
Komarudin. (2016). Manajemen Stres dan Kecemasan. Jakarta: Bumi Aksara.
Lukman, I. M., dkk. (2024). Dampak Kecemasan terhadap Performa Atlet.
Lutan, R. dalam Husdarta. (2010). Sosiologi Olahraga.
Mahesti, A., & Rustika, IM (2020). Peran Efikasi Diri dalam Meningkatkan Prestasi. Jurnal Psikologi Pendidikan.
Mariam, D. (2025). Pengaruh Kecerdasan Emosional terhadap Prestasi Atlet Pelajar dalam Kompetisi Olahraga Antar Sekolah. JPKO Jurnal Pendidikan dan Kepelatihan Olahraga, 3(2).
Marsha, & Wijaya. (2021). Psikologi Abnormal. Jakarta: Rineka Cipta.
McShane, SL (2008). Perilaku Organisasi. New York: McGraw-Hill.
McShane, SL, & Von Glinow, MA (2008). Perilaku Organisasi: Realitas yang Muncul untuk Revolusi Tempat Kerja. New York: McGraw-Hill Irwin.
Muhammad Apif Rafman. (2023). Motivasi dan Efikasi Diri Atlet. Jurnal Olahraga Prestasi.
Muyasaroh, dkk. (2020). Faktor-Faktor Psikologis Atlet.
Narotama, & Rustika. (2019). Keyakinan Diri dan Prestasi. Jurnal Psikologi.
Nédélec, M., dkk. (2012). Pemulihan Performa Fisik selama Interval Paruh Waktu pada Pemain Sepak Bola Profesional. Jurnal Ilmu Olahraga.
Nurjamil, dkk. (2021). Kecerdasan Emosional dalam Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nurmalia, dkk. (2020). Hubungan Self Efficacy dengan Kecemasan. Jurnal Psikologi Kontekstual.
Oktariani. (2018). Self Efficacy dan Pencapaian Tujuan. Jurnal Psikologi Udayana.
Pango, & Wibowo. (2020). Analisis Efikasi Diri. Jurnal Riset Psikologi.
Pengantin Pria, D., dkk. (2013).Kontrol neuromuskular pada cedera lutut. Jurnal Pelatihan Atletik.
Rahmalia, A., dkk. (2022). Manajemen Kecemasan dalam Kompetisi. Jurnal Konseling.
Riani, E., & Rozali, MA (2014). Efikasi Diri dan Peningkatan Performa Atlet Sepak Bola. Jurnal Ilmiah Psikologi.
Rossi, A., et al. (2018). Pengaruh Latihan Fisik dan Teknis pada Pengkondisian. Jurnal Ilmu Olahraga Eropa.
Sabrun. (2021). Kecerdasan Emosional (EQ). Jakarta: Bumi Aksara.
Salovey, P., & Mayer, JD (1990). Kecerdasan Emosional. Imajinasi, Kognisi dan Kepribadian, 9(3), 185–211.
Sceunemann, T. (2005). Teknik Dasar Sepak Bola. Jakarta: Galaxy.
Selviana, & Dwi. (2022). Hubungan Self Efficacy dengan Kecemasan pada Atlet Sepakbola. Skripsi. Universitas Negeri.
Silva, JR, Nassis, GP, & Rebelo, A. (2015). Tuntutan Fisiologis Sepak Bola. Kedokteran Olahraga.
Singgih D. Gunarsa. (2008). Psikologi Olahraga. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Smith, MR, Zeuwts, L., dkk. (2016). Tuntutan Match Play 11 vs 11 Sepak Bola. Jurnal Penelitian Kekuatan dan Pengkondisian.
Stubbe, JH, dkk. (2015). Cedera dalam Sepak Bola Profesional. Jurnal Kedokteran & Sains Skandinavia dalam Olahraga.
Sucipto, dkk. (2000). Sepak Bola. Jakarta: Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah, Departemen Pendidikan Nasional.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2015).Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2019).Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2020).Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: Alfabeta.
Syahril Adam. (2023).Optimisme dan Prestasi Atlet. Jurnal Psikologi Olahraga.
Syukur, A., & Soniawan, V. (2015).Pendidikan Jasmani dan Olahraga. Bandung: Alfabeta.
Tangkudung, & Mylsidayu. (2017).Kepelatihan Olahraga. Jakarta: Cipta Cendekia.
Tuckman, B. W. (1972).Melakukan Penelitian Pendidikan. New York: Harcourt Brace Jovanovich.
Utamirohmahsari. (2025). Efektivitas Pelatihan Psikologis Terhadap Pengendalian Emosi Atlet Dalam Kompetisi. JPKO Jurnal Pendidikan dan Kepelatihan Olahraga, 3(2).
Yusuf, M.S. (2024). Pengaruh emosi terhadap performa atlet dalam psikologi olahraga. Journal of Sport Coaching and Physical Education, 9(2), 162-169.
Zulfa. (2015).Pengaruh Efikasi Diri terhadap Kinerja Atlet. Jurnal Psikologi.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mohamad Rizky Oktavian, Edi Irwanto, Moh. Agung Setiabudi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








