Supervisi Pencegahan dan Pengobatan ISPA melalui Konsultasi: Edukasi Konsumen di Apotek X

Authors

  • Elmira Yulian Yori Institut Sains dan Teknologi Nasional, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia
  • Nurul Fajri Institut Sains dan Teknologi Nasional, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia
  • Lili Musnelina Institut Sains dan Teknologi Nasional, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia
  • Putu Rika Veryanti Institut Sains dan Teknologi Nasional, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia
  • Teodhora Teodhora Institut Sains dan Teknologi Nasional, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia
  • Vilya Syafriana Institut Sains dan Teknologi Nasional, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia
  • Jenny Pontoan Institut Sains dan Teknologi Nasional, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia
  • Teti Indrawati Institut Sains dan Teknologi Nasional, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia
  • Munawarohthus Sholikha Institut Sains dan Teknologi Nasional, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia
  • Ika Maruya Kusuma Institut Sains dan Teknologi Nasional, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia
  • Siswati Siswati Institut Sains dan Teknologi Nasional, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia
  • Herdini Herdini Institut Sains dan Teknologi Nasional, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia
  • Vina Novia Institut Sains dan Teknologi Nasional, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.61116/jksm.v4i1.907

Keywords:

Pencegahan, Pengobatan, ISPA, Konsultasi, Edukasi, Konsumen, Apotek X

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas di dunia, dengan angka kematian mencapai 4,25 juta per tahun. Pengetahuan masyarakat tentang ISPA sangat penting dalam pencegahan dan pengobatan penyakit ini. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi melalui penyebaran leaflet dan pengisian kuesioner kepada konsumen di Apotek X, serta untuk mengevaluasi tingkat pemahaman masyarakat mengenai ISPA. Edukasi dilakukan pada 30 konsumen yang dipilih secara acak antara 14 hingga 27 Desember 2024. Hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar konsumen (98 %) setelah diedukasi memiliki pemahaman yang baik tentang ISPA, gejalanya, serta cara pencegahan dan pengobatannya, baik melalui terapi farmakologi (obat-obatan) maupun non-farmakologi (istirahat dan gizi yang baik). Meskipun demikian, masih ada beberapa konsumen yang perlu lebih memahami detail mengenai jenis ISPA dan penggunaan obat tertentu. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa edukasi yang dilakukan berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat dan dapat dijadikan sebagai langkah untuk mengurangi prevalensi ISPA di masa depan. Kedepannya, penting untuk terus melakukan edukasi kepada masyarakat agar pengetahuan mengenai ISPA semakin meningkat.

References

Aliefia, E., & Emelia, R. (2021). Evaluasi Pengetahuan Swamedikasi Pasien Terhadap Penyakit Ispa Batuk Di Apotek Cawan Bogor. Jurnal Education and development, 9(4), 74-76.

Lestari, O., & Zulaikha, F. (2017). Gambaran Pengetahuan Ibu Tentang Pencegahan ISPA pada Balita di PUSKESMAS Juanda Kota Samarinda.

Marimbi, H. (2010). Tumbuh kembang, status gizi dan imunisasi dasar pada balita. Yogyakarta: Nuha Medika, 42.

Pambudi, R. S. (2022). Edukasi Pengobatan Swamedikasi Batuk Flu pada Anak. JOMPA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 66-70.

Rahmawati, N. I. (2019). Dampak Kesehatan Anak Pada Periode Embrio, Janin, Bayi dan Usia Sekolah dengan Ayah Perokok. Jurnal Kesehatan Vokasional, 4(1), 12–20.

Rudan, I., Boschi-Pinto, C., Biloglav, Z., Mulholland, K., & Campbell, H. (2008). Epidemiology and etiology of childhood pneumonia. Bulletin of the world health organization, 86, 408-416B.

Saryanti D & Anggraini DT. (2018). Edukasi Pemilihan Obat Dalam Swamedikasi Penyakit Flu dan Batuk Pada Anak. E-DIMAS Jurnal Pengabdian Masyarakat 9(2), 220-225

Siregar, P. A. (2021). Teknik Pengembangan Media Promosi Kesehatan. Medan: UIN Sumatera Utara.

Uno, W. Z., Iman, D. P., & Lamatenggo, N. (2024). Optimalisasi Edukasi Penggunaan Obat Khusus dan Pemeriksaan Kesehatan di Apotek Aljafni Farma sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Masyarakat Desa Ombulo. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Dan Sains, 2(1), 39-50.

World Health Organization. (2020). Pusat Pengobatan Infeksi Saluran Pernapasan Akut Berat: Manual Praktis Untuk Mengatur Dan Mengelola Pusat Pengobatan ISPA Dan Fasilitas Skrining ISPA Di Fasilitas Pelayanan Kesehatan. Diakses https://www. who. int/docs/default source/searo/indonesia/covid19/who-2019-ncov-pusat-pengobatan-infeksi-saluran-pernapasan-akut-berat. pdf.

Wulandari, N. P. D., Kurnianta, P. D. M., Dhrik, M., & Arini, H. D. (2021). Pola Pemberian Antibiotik Untuk Infeksi Saluran Pernapasan Atas Pada Pasien Anak Rawat Jalan Di Rumah Sakit Umum Di Gianyar Tahun 2018. Acta Holistica Pharmaciana, 3(1), 1-8.

Published

2026-02-18

How to Cite

Elmira Yulian Yori, Nurul Fajri, Lili Musnelina, Putu Rika Veryanti, Teodhora, T., Vilya Syafriana, Jenny Pontoan, Teti Indrawati, Munawarohthus Sholikha, Ika Maruya Kusuma, Siswati, S., Herdini, H., & Vina Novia. (2026). Supervisi Pencegahan dan Pengobatan ISPA melalui Konsultasi: Edukasi Konsumen di Apotek X. Jurnal Kepengawasan, Supervisi Dan Manajerial (JKSM), 4(1), 10–19. https://doi.org/10.61116/jksm.v4i1.907

Issue

Section

Articles