Manajemen Risiko dalam Pengelolaan Sarana dan Prasarana di Sekolah Menengah Kejuruan

Authors

  • Ayu Permatasari Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Pantai Cermin, Sumatera Utara, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.61116/jksm.v3i2.670

Keywords:

Manajemen, Risiko, Pengelolaan, Sarana, Prasarana, Sekolah Menengah Kejuruan

Abstract

Sarana dan prasarana (sarpras) merupakan komponen vital yang menunjang proses pembelajaran di sekolah. Pengelolaan sarpras yang efektif, termasuk manajemen risiko, krusial untuk menjaga keberlanjutan operasional dan keselamatan warga sekolah. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi manajemen risiko dalam pengelolaan sarpras, khususnya strategi mitigasi bencana dan pemeliharaan aset, di SMK Negeri 1 Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang sarpras, staf sarpras, perwakilan komite sekolah, dan perwakilan guru. Observasi langsung terhadap kondisi sarpras dan analisis dokumen terkait aset sekolah serta rencana tanggap darurat juga dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMK Negeri 1 Pantai Cermin telah mengembangkan beberapa strategi mitigasi bencana (misalnya, identifikasi risiko, jalur evakuasi, simulasi) dan program pemeliharaan aset (misalnya, jadwal rutin, inventarisasi, perbaikan cepat). Namun, implementasinya masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan anggaran, kurangnya SDM yang terlatih, dan minimnya pelatihan komprehensif terkait manajemen risiko bencana. Dampak dari strategi yang diterapkan adalah terjaganya keamanan dan kenyamanan lingkungan belajar, serta minimalnya kerusakan aset akibat kejadian tak terduga. Penelitian ini merekomendasikan penyusunan rencana manajemen risiko yang lebih komprehensif, peningkatan alokasi anggaran khusus sarpras, pelatihan berkala bagi staf dan warga sekolah, serta penguatan kolaborasi dengan pihak eksternal untuk optimasi pengelolaan sarpras dan mitigasi risiko.

References

Arifin, Z., & Setiawan, B. (2020). Analisis Risiko Kecelakaan Kerja di Laboratorium dan Bengkel SMK: Tinjauan Manajemen Sarana dan Prasarana. Jurnal Pendidikan Vokasi, 10(3), 265–278.

Assauri, S. (2017). Manajemen Risiko. Raja Grafindo Persada. (Referensi umum manajemen risiko).

Departemen Pendidikan Nasional. (2007). Pedoman Pengelolaan Sarana dan Prasarana Sekolah. Dirjen Mandikdasmen. (Referensi dasar pengelolaan).

Djatmiko, B., & Handayani, T. (2023). Penerapan Manajemen Risiko pada Pengelolaan Fasilitas Pendidikan di Sekolah Menengah Kejuruan. Jurnal Manajemen Pendidikan, 14(1), 45–56.

Djohan, A. (2015). Pengelolaan Sarana dan Prasarana Pendidikan di Sekolah. Bumi Aksara.

Fahmi, I., & Susanto, R. (2022). Identifikasi dan Mitigasi Risiko Kerusakan Peralatan Praktik di SMK: Perspektif Perawatan Sarana. Jurnal Inovasi Pembelajaran Vokasi, 6(2).

Haryanto, T., & Nugroho, D. (2018). Efektivitas Program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam Pengelolaan Bengkel di SMK. Jurnal Pendidikan Teknik Mesin, 2(1), 1–10.

Indra, F., & Yulianti, L. (2021). Evaluasi Implementasi Standar Sarana dan Prasarana Berbasis Risiko di SMK. Jurnal Administrasi Pendidikan, 28(2), 121–135.

ISO. (2018). ISO 31000:2018 - Risk management – Guidelines. International Organization for Standardization. (Standar acuan manajemen risiko).

Kurniawan, E. (2019). Pemodelan Risiko Kebakaran pada Gedung Sekolah dan Strategi Mitigasinya. Jurnal Teknik Sipil, 9(1), 30–42.

Lubis, A. A., & Simanjuntak, M. B. (2022). Pengaruh Audit Sarana dan Prasarana Berbasis Risiko terhadap Efisiensi Anggaran di Institusi Pendidikan. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Publik, 15(4).

Mahfud, C., & Santoso, H. (2023). Integrasi ISO 31000 dalam Perencanaan Pengadaan Sarana dan Prasarana Sekolah. Jurnal Manajemen Aset dan Properti, 10(2), 150–165.

Nuraini, S., & Puspitasari, I. (2017). Analisis Risiko Kerusakan dan Optimalisasi Perawatan Preventif Alat Praktik di Laboratorium Komputer SMK. Jurnal Vokasi Indonesia, 5(1), 18–27.

Permana, R. D., & Wibowo, A. (2021). Pengembangan Instrumen Penilaian Risiko Fasilitas Pembelajaran di Lingkungan Pendidikan Vokasi. Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan, 25(3).

Prasetyo, A. (2022). Model Manajemen Risiko Pengadaan Peralatan Praktik Berteknologi Tinggi di SMK. [Tesis Magister, Universitas Pendidikan]. (Diantisipasi sebagai referensi relevan).

Rahayu, S. (2020). Implementasi Manajemen Risiko dalam Pemeliharaan Bangunan Sekolah Guna Menjamin Keberlanjutan Fungsi Fasilitas. [Disertasi Doktor, Universitas Negeri]. (Diantisipasi sebagai referensi relevan).

Setiadi, B., & Ramadhan, I. (2020). Peran Kepala Sekolah dalam Budaya Keselamatan (Safety Culture) dan Pengurangan Risiko di Sekolah. Jurnal Kepemimpinan Pendidikan, 11(2), 88–101.

Tarwaka, P. (2014). Manajemen Risiko dan Implementasi K3 di Tempat Kerja. Harapan Press. (Referensi K3 yang relevan untuk lingkungan SMK).

Wijaya, M., & Sari, D. (2019). Manajemen Risiko Bencana Alam pada Sarana dan Prasarana Sekolah di Wilayah Rawan Bencana. Jurnal Pendidikan Geografi, 18(1).

Published

2025-05-31

How to Cite

Ayu Permatasari. (2025). Manajemen Risiko dalam Pengelolaan Sarana dan Prasarana di Sekolah Menengah Kejuruan. Jurnal Kepengawasan, Supervisi Dan Manajerial (JKSM), 3(2), 69–76. https://doi.org/10.61116/jksm.v3i2.670

Issue

Section

Articles