Penerapan Gaya Belajar Auditori untuk Meningkatkan Hafalan Al-Quran pada Siswa Tunanetra

Authors

  • Mohammad Eko Satriyo Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri, Jawa Timur, Indonesia
  • Hamam Burhanuddin Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri, Jawa Timur, Indonesia
  • Farida Isroani Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri, Jawa Timur, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.61116/jkip.v3i4.566

Keywords:

Auditori, Al-Quran, Siswa, Tunanetra

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan gaya belajar auditori dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Budi Pekerti untuk meningkatkan hafalan Al-Qur’an siswa tunanetra di SMPLB Negeri Sumbang Bojonegoro. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan enam siswa tunanetra sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya belajar auditori efektif dalam meningkatkan hafalan Al-Qur’an. Teknik yang digunakan meliputi metode “dengar-ulang-ucap”, pemanfaatan rekaman suara guru, murottal, serta variasi berupa hafalan berirama dan permainan audio. Faktor pendukung mencakup kepekaan pendengaran siswa, dukungan orang tua, serta ketersediaan media audio. Kendala yang dihadapi antara lain keterbatasan alat bantu audio, kejenuhan siswa, serta lingkungan rumah yang kurang kondusif. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa gaya belajar auditori dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan hafalan Al-Qur’an siswa tunanetra jika didukung dengan metode kreatif, media yang memadai, dan kolaborasi guru, sekolah, serta orang tua. Penelitian ini memberi kontribusi dalam pengembangan strategi pembelajaran inklusif.

References

Abdullah, N. M. (2020). Metode tahfidz Al-Qur’an untuk anak berkebutuhan khusus. Pustaka Pelajar.

Ahmadi, A., & Prasetya, J. T. (2015). Strategi belajar mengajar. Pustaka Setia.

Anam, S. (2021). Implementasi metode "dengar-ulang" dalam pembelajaran Al-Qur’an bagi disabilitas netra. Jurnal Pendidikan Islam Inklusif, 4(2), 115–128.

Anggraeni, L. A., & Hasanah, U. (2024). Strategi hafalan Al-Qur’an untuk meningkatkan daya ingat siswa penyandang disabilitas di SLBN Saronggi. Jurnal Pendidikan Inklusif, 8(2), 115–127.

Aziz, A. (2019). Pembelajaran Pendidikan Agama Islam bagi anak berkebutuhan khusus. PT Remaja Rosdakarya.

Baharuddin, & Wahyuni, E. N. (2015). Teori belajar dan pembelajaran. Ar-Ruzz Media.

Budiyanto. (2017). Pengantar pendidikan inklusif. Prenadamedia Group.

Cahyono, H. (2020). Analisis gaya belajar auditori siswa tunanetra dalam menghafal ayat-ayat pilihan. Jurnal Pendidikan Luar Biasa, 14(1), 45–56.

DePorter, B., & Hernacki, M. (2016). Quantum learning: Membiasakan belajar nyaman dan menyenangkan (A. Abdurrahman, Trans.). Kaifa.

Efendi, M. (2018). Pengantar psikopedagogik anak berkelainan. Bumi Aksara.

Fadhli, M. (2021). Peran media audio dalam meningkatkan efektivitas hafalan Al-Qur’an di sekolah luar biasa. Jurnal Teknologi Pendidikan Islam, 9(3), 201–215.

Fauzan, A. (2023). Pengaruh media rekaman suara terhadap peningkatan hafalan Al-Qur’an anak tunanetra di SLB Makassar. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 12(1), 45–56.

Gunawan, I. (2017). Metode penelitian kualitatif: Teori dan praktik. Bumi Aksara.

Hidayah, N. (2022). Psikologi pendidikan anak berkebutuhan khusus. Universitas Negeri Malang Press.

Hidayah, N. (2023). Efektivitas penggunaan audio dalam pembelajaran tahfidz Al-Qur’an bagi siswa tunanetra di SLB Yogyakarta. Jurnal Studi Islam, 9(1), 77–90.

Huda, M. (2017). Model-model pengajaran dan pembelajaran: Isu-isu metodis dan paradigmatis. Pustaka Pelajar.

Hulfian, Lalu. (2025). Sport and Health in Indonesia. Universitas Pendidikan Mandalika. The 1st ASEAN Conference, Mataram, Indonesia, 1-30 April 2025. p.1-7

Iskandar, D. (2019). Strategi guru PAI dalam membentuk karakter religius siswa tunanetra melalui metode auditori. Jurnal Studi Islam dan Sosial, 12(2), 130–144.

Kurniawan, A. (2020). Metodologi penelitian kualitatif: Studi kasus di institusi pendidikan. Alfabeta.

Kyandaru, M. H. (2024). Pengaruh gaya belajar auditori terhadap kinerja praktikum. Jurnal Pendidikan, 15(2), 201–212.

Marlina. (2019). Asesmen anak berkebutuhan khusus: Pendekatan psikoedukasional. UNP Press.

Mubarok, Z. (2021). Metode praktis menghafal Al-Qur’an bagi tunanetra. Lirboyo Press.

Mudjito. (2016). Pendidikan inklusif: Strategi dan implementasi. Direktorat Pembinaan PKLK.

Muja, S. F. (2022). Penerapan metode penghafalan melalui audio-visual terhadap kemampuan menghafal surah pendek di TPA Mahabbatul Ihsan Seruway Aceh Tamiang. Jurnal Pendidikan Anak, 7(3), 88–97.

Nidawati. (2020). Gaya belajar auditori dan pengaruhnya terhadap daya ingat siswa. Jurnal Adabiya, 22(1), 12–25.

Pritchard, A. (2017). Ways of learning: Learning theories and learning styles in the classroom. Routledge.

Sari, P. (2021). Inovasi pembelajaran PAI berbasis audio untuk tunanetra di SMPLB. Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah, 6(1), 77–92.

Smart, S. (2016). Cara inklusif mengajar anak berkebutuhan khusus. Yogyakarta: Kata Hati.

Somantri, S. (2017). Psikologi anak luar biasa. Refika Aditama.

Sugiyono. (2020). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Zaini, M. (2021). Kurikulum PAI pada sekolah luar biasa: Tantangan dan solusi. Deepublish.

Published

2025-10-31

How to Cite

Mohammad Eko Satriyo, Hamam Burhanuddin, & Farida Isroani. (2025). Penerapan Gaya Belajar Auditori untuk Meningkatkan Hafalan Al-Quran pada Siswa Tunanetra. Jurnal Keguruan Dan Ilmu Pendidikan (JKIP), 3(4), 107–115. https://doi.org/10.61116/jkip.v3i4.566

Issue

Section

Articles