Gambaran Perilaku Perundungan Anak di Kampung Pelangi

Authors

  • Rifda Haura Fathina Besri Universitas Negeri Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
  • Qurrota A’yuni Fitriana Universitas Negeri Surabaya, Jawa Timur, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.61116/jipp.v4i1.859

Keywords:

Perilaku, Perundungan, Anak, Kampung Pelangi

Abstract

Perundungan merupakan topik yang sering kali dijadikan pembahasan. Namun, pembahasan sering kali berfokus pada penanganan korban. Sementara itu, sering kali pelaku perundungan, yang menjadi penyebab kasus perundungan, hanya menerima hukuman dan stigma negatif tanpa bantuan apa pun. Mereka berisiko menjadi pelaku kejahatan di masa depan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana gambaran perilaku perundungan pada anak-anak di Kampung Pelangi Surabaya secara lebih dalam. Hasil menunjukkan bahwa anak-anak di Kampung Pelangi Surabaya menunjukkan agresivitas yang tinggi, kurangnya aspek sosial dan emosional yang ada pada diri sendiri, serta anak yang cenderung berpikiran egosentris karena anak masih berusia 6 hingga 12 tahun. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan analisa fenomenologi agar lebih subjektif dan mendalam. Harapannya, kajian soal pelaku perundungan akan meningkat hingga program pendidikan berbasis moral akan mendapatkan banyak referensi.

References

Athaillah, A. A., Widardi, A. A., Yahyo, B. E. N. A., Herlambang, D. P., & Supriyono. (2024). Bullying dari Sudut Pandang Pelaku dalam Dunia Pendidikan. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(3), 45593–45599.

Cahyaningrum, N. (2025). Perkembangan Gangguan Sosioemosional pada Anak dalam Perspektif Teori Kecerdasan Emosional Goleman: Studi Kasus. JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education), 9(1), 227–233. https://doi.org/10.31537/jecie.v9i1.2912

Casel. (1994). What is the CASEL Framework?

Chaidar, M., & Latifah, R. A. (2024). Faktor – Faktor Psikologis Penyebab Perilaku Bullying. Lentera: Multidisciplinary Studies, 2(3). https://doi.org/10.57096/lentera.v2i3.99

Coloroso, B. (2007). Stop Bullying: Memutuskan Rantai Kekerasan Anak dari Prasekolah hingga SMU. Jakarta: Serambi Ilmu Semesta.

Devi, A. S., Hotimah, K., Sakha, R., Karimullah, A., & Anshori, M. I. (2022). Mewawancarai Kandidat: Strategi untuk Meningkatkan Efisiensi dan Efektivitas. Masman: Master Manajemen, 2(2), 66–78. https://doi.org/10.59603/masman.v2i2

Elaine, M. (2023, Oktober 2). Hari Tanpa Kekerasan Sedunia, Pemkot Surabaya Catat 173 Kasus hingga Agustus. https://www.suarasurabaya.net/kelanakota/2023/hari-tanpa-kekerasan-sedunia-pemkot-surabaya-catat-173-kasus-hingga-agustus/

Fitronella, K. D., & Dasalinda, D. (2024). As-Syar’i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga Tingkat Pemahaman Siswa Terhadap Bullying pada Siswa Kelas X SMA Negeri 96 Jakarta. As-Syar’i: Jurnal Bimbingan dan Konseling Keluarga, 6(2). https://doi.org/10.47476/assyari.v6i2.6734

Hellström, L., Thornberg, R., & Espelage, D. L. (2021). Definitions of Bullying. Dalam The Wiley Blackwell Handbook of Bullying (hlm. 2–21). Wiley. https://doi.org/10.1002/9781118482650.ch1

Indiraphasa, N. S. (2023, Agustus 7). Dalam Forum ASEAN IIDC, Nadiem Makarim Sebut “Tiga Dose Besar” Pendidikan. https://nu.or.id/nasional/dalam-forum-asean-iidc-nadiem-makarim-sebut-tiga-dosa-besar-pendidikan-IZ1sS

Lianty, L., Puspita, N., Rumanti, A., Srihayati, T., Arriani, F., Budi, I., & Fajar, A. (2024). Buku Saku Orang Tua Membangun Lingkungan Inklusif.

Nasution, A. F. (2023). Metode Penelitian Kualitatif. CV. Harfa Creative.

Nurlina, Utama, F., Laali, S., Susilaningsih, C., Yunita, Risnajayanti, Idhayani, N., Sudiyarti, Wahyuni, N., & Yulina, E. (2024). Pendidikan Anak Usia Dini. Mafy Media Literasi Indonesia.

Pemerintah Kota Surabaya. (2025, Agustus 9). Konsisten Penuhi Hak Anak, Surabaya Sabet Penghargaan Kota Layak Anak Utama Ke-7. https://www.surabaya.go.id/id/berita/24076/konsisten-penuhi-hak-anak-surabaya-sabet-penghargaan-kota-layak-anak-utama-ke-7

Rahmawati, A., Halimah, N., Karmawan, & Setiawan, A. A. (2024). Optimalisasi Teknik Wawancara Dalam Penelitian Field Research Melalui Pelatihan Berbasis Participatory Action Research Pada Mahasiswa Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang. Jurnal Abdimas Prakasa Dakara, 4(2), 135–142. https://doi.org/10.37640/japd.v4i2.2100

Rahmawatii, A. (2023, Oktober 8). Tingkat Bullying di Sekolah Meningkat Solusi Melindungi Anak-anak Masa Depan. https://kumparan.com/anisa-rahmawatii/tingkat-bullying-di-sekolah-meningkat-solusi-melindungi-anak-anak-masa-depan-21JSV8MaQNk

Romdona, S., Junista, S. S., & Gunawan, A. (2025). Teknik Pengumpulan Data: Observasi, Wawancara Dan Kuesioner. 3(1), 39–47. https://samudrapublisher.com/index.php/JISOSEPOL

Santrock, J. W. (2004). Psikologi Pendidikan.

Syafnita, T., Akip, M., Mukhlisin, Kardinus, W., Bhoki, H., Harahap, A., Indriani, N., Putri, J., Yeni, I., Djalaluddin, A., Adelita, D., Kusayang, T., Wahyu, M., & Toron, V. (2023). Psikologi Perkembangan Anak Usia Dini. Literasi Nusantara Abadi Grup.

Yani, S., Siti Mar’atul Hasanah, S., Aeni, A. G. N., Rumapea, A. A., & Septian, K. (2023). Dampak Bullying Terhadap Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini. Jurnal Citra Pendidikan, 3(3), 1178–1185. https://doi.org/10.38048/jcp.v3i3.2054

Published

2026-01-18

How to Cite

Rifda Haura Fathina Besri, & Qurrota A’yuni Fitriana. (2026). Gambaran Perilaku Perundungan Anak di Kampung Pelangi. Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Psikologi (JIPP), 4(1), 11–16. https://doi.org/10.61116/jipp.v4i1.859

Issue

Section

Articles