Analisis Implementasi Psikoterapi pada ADHD dalam Perspektif Islam
DOI:
https://doi.org/10.61116/jipp.v3i1.511Keywords:
Implementasi, Psikoterapi, ADHD, IslamAbstract
Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) merupakan individu dengan kondisi berbeda dalam aspek fisik, mental, maupun perilaku sosial, termasuk di dalamnya anak dengan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD). Dalam perspektif Islam, ABK dipandang sebagai amanah dari Tuhan yang harus diperlakukan dengan cinta, kasih sayang, dan keadilan, tanpa diskriminasi. ADHD adalah gangguan perkembangan neuropsikiatri yang ditandai dengan gejala kurang fokus, hiperaktivitas, dan impulsivitas. Faktor penyebab ADHD meliputi aspek genetik, lingkungan, serta pola asuh dan penggunaan teknologi. Penanganan ADHD membutuhkan pendekatan yang holistik, termasuk melalui psikoterapi Islam. Pendekatan ini menekankan kenyamanan emosional anak melalui metode seperti terapi bermain, bernyanyi, dan penggunaan kalimat-kalimat yang menenangkan, serta tidak memaksa anak selama tantrum. Selain itu, teknik seperti sholat, murottal. Al-Quran dan terapi desensitisasi berfungsi sebagai alat penyembuhan yang berlandaskan ajaran Al-Qur'an dan Sunnah. Penelitian mengungkapkan bahwa psikoterapi Islam mampu mengurangi gejala ADHD pada anak-anak, khususnya dalam meningkatkan ketenangan, konsentrasi, dan pengendalian emosi.
References
Maghfirah, Rizkiana, et al. “Penanganan Anak Attention Deficit Hyperactivity Disorder (Adhd) Di Kelas Therapy Slb Tncc Banda Aceh.” Anakta : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, vol. 3, no. 1, 2024, hal. 41–46, https://doi.org/10.35905/anakta.v3i1.9369.
Muhajirin, Ilham, et al. Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada Anak Berkebutuhan Khusus Attention Deficit Hyperactivity Disorder ( ADHD ) di SLB Negeri Seduri Mojokerto Pendahuluan Manusia merupakan makhluk yang diberi kelebihan oleh Allah SWT dalam bentuk akal . Untu. no. 2, 2024, hal. 135–47.
N.H, Frida Ayu, dan Yunias Setiawati. “Interaksi Faktor Genetik dan Lingkungan pada Attention Deficit/Hyperactivity Disorder (ADHD).” Jurnal Psikiatri Surabaya, vol. 6, no. 2, 2017, hal. 98, https://doi.org/10.20473/jps.v6i2.19434.
Nurfadhillah, Septy, et al. “Attention Deficit Hyperactive Disorder (Adhd) Pada Siswa Kelas 3 Di Sd Negeri Larangan 1.” PENSA : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial, vol. 3, no. 3, 2021, hal. 453–62.
Susanto, Bayu D., dan Lidwina S. Sengkey. “Diagnosis dan penanganan rehabilitasi medik pada anak dengan Attention Deficit Hyperactivity Disorder.” Jurnal Biomedik (Jbm), vol. 8, no. 3, 2016, hal. 157–66, https://doi.org/10.35790/jbm.8.3.2016.14150.
Wahidah, Evita Yuliatul. “Identifikasi dan Psikoterapi terhadap ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) Perspektif Psikologi Pendidikan Islam Kontemporer.” Millah: Journal of Religious Studies, vol. 17, no. 2, 2018, hal. 297–318, https://doi.org/10.20885/millah.vol17.iss2.art6.
Wulandari, Sofia Putri, et al. AL-AFKAR : Journal for Islamic Studies Penanganan Anak dengan Attention Deficit Hyperactivity Disorder ( ADHD ) Perspektif Psikologi dan Islam. no. 2, 2025, hal. 30–42, https://doi.org/10.31943/afkarjournal.v8i2.1393.Handling.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Azmi Nasywah Awaliyah, Evita Yuliatul Wahidah, Nurmahasani Mustafidah, Zubaidi Wahyono

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







