PROBLEMATIKA ANXIETY DISORDER PADA REMAJA DI ERA MODERN
DOI:
https://doi.org/10.61116/jipp.v2i3.302Keywords:
problematika, anxiety disorder, remaja, era modernAbstract
Pada umunya setiap orang pasti pernah mengalami yang namanya gangguan kecemasan. Gangguan kecemasan merupakan gangguan psikologis yang berkaitan dengan masalah kejiwaan yang menyebabkan penderitanya mengalami kecemasan yang hebat atau kecemasan yang berlebihan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui preblematika gangguan kecemasan yang terjadi pada remaja di era modern seperti saat ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah study kepustakaan Fokus penelitian kepustakaan adalah pencarian berbagai teori, hukum, postulat, prinsip, pendapat, gagasan, dan lain-lain. Hasil kajian mengemukakan bahwasanya gangguan kecemasan merupakan suatu keadaan cemas yang disebabkan oleh suatu konflik atau kejadian. Gangguan ini bisa dialami 19% dari seluruh populasi yang ada dunia. Gangguan kecemasan terbagi menjadi lima tipe, dan setiap orang memiliki kemungkinan untuk mengidap lebih dari satu tipe anxiety disorder. Banyak sekali faktor yang bisa meyebabkan seseorang mengalami gangguan kecemasan. Gejala yang bisanya dirasakan oleh penderita penyakit ini adalah seperti sakit dada dan kesulitan bernafas. Dalam mengatasi gangguan kecemasan biasanya menggunakan beberapa metode seperti Progressive muscle relaction, Emosional freedom Technique dan Cognitive Behavioral Therapy.
References
Akbar, M. A. (2016). Kontribusi Zikir : Solusi Mengantisipasi Kecemasan dalam Konteks Kehidupan Modern. Fitra, 2(1), 52–61.
Anjarsari, T., Indra Astutik, I. R., & Indahyanti, U. (2022). Deteksi dini gangguan kecemasan menggunakan metode naïve bayes. JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian Dan Pembelajaran Informatika), 07(04), 1198–1210.
Annisa, D. F., & Ifdil. (2016). Konsep Kecemasan (Anxiety) pada Lanjut Usia (Lansia). Konselor, 5(2), 93–99.
Borza, L. (2017). Cognitive-behavioral therapy of generalized anxiety - Current theoretical foundations. Dialogues in Clinical Neuroscience, 19(2), 203–208.
Diferiansyah, O., Septa, T., & Lisiswanti, R. (2016). Gangguan cemas menyeluruh. Jurnal Medula Unila, 5(2), 63–68.
Eridani, D., Miftahul Rifki, M. A., & Isnanto, R. R. (2018). Sistem Pakar Pendiagnosis Gangguan Kecemasan Menggunakan Metode Forward Chaining Berbasis Android. Edu Komputika Journal, 5(1), 62–68.
Faozi, A., Adzani, A. A., Izza, D. S. N., & Kibtiyah, M. (2023). Dampak Kecemasan Masyarakat Terhadap Kesehatan Mental di Masa Pandemi Covid 19. Jurnal Mercusuar: Bimbingan, Penyuluhan, Dan Konseling Islam, 3(1). https://doi.org/10.31332/mercusuar.v3i1.6808
Febriyana, F. (2022). Analisis Studi Kasus Klien Dengan Gangguan Kecemasan (anxiety disorder). Jurnal Perspektif, 2(2), 149–154.
Jannah, M., Laksmiwati, H., Nurchayati, Kusuma Dewi, D., & Darmawanti, I. (2020). Kecemasan dan music 8d. CV. AA. RIZKY.
Jeffrey S, N., Murad, J., Medya, R., Kristiaji, W. C., Beverly, G., & Spencer A, R. (2005). Psikologi Abnormal. Erlangga.
Lataima, N. S., Kurniawati, N. D., & Astuti, P. (2020). Manfaat Emotional Freedom Technique (EFT) Bagi Pasien Dengan Gangguan Kecemasan. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 11(2), 129–132.
Locke, A. B., Kirst, N., & Shultz, C. G. (2015). Diagnosis and Management of Generalized Anxiety Disorder and Panic Disorder in Adults. Family Physician.
Muslimahayati, M., & Rahmy, H. A. (2021). Depresi dan Kecemasan Remaja Ditinjau dari Perspektif Kesehatan dan Islam. DEMOS: Journal of Demography, Ethnography and Social Transformation, 1(1), 35–44. https://doi.org/10.30631/demos.v1i1.1017
Oktamarina, L., Kurniati, F., Sholekhah, M., Nurjanah, S., Oktaria, S. W., & Apriyani, T. (2022). GANGGUAN KECEMASAN (AXIETY DISORDER) Pada Anak Usia Dini. Jurnal Multidisipliner Bharasumba, 01(01), 116–131.
Pamungkas, J. A., & Samsara, N. (2018). Mengenal Kecemasan dan Serangan Panik. Jagat Jiwa.
Pertiwi, A. R. C. E., & Sihotang, H. (2023). Upaya Sekolah Meningkatkan Kesehatan Mental Peserta Didik di Era Digital. Jurnal Psiko Edukasi, 21(2), 180–195. https://doi.org/10.25170/psikoedukasi.v21i2.4946
Priyata, A., Waluyanto, H. D., & Zacky, A. (2022). Perancangan Buku Ilustrasi Anxiety Disorder sebagai Media Edukasi Bagi Usia 19-24 Tahun. Nirmana, 20(2), 52–61. https://doi.org/10.9744/nirmana.20.2.52-61
Putra Sany, U. (2022). Gangguan Kecemasan dan Depresi Menurut Perspektif Al Qur’an. Jurnal Ilmiah Indonesia, 7(1), 1262–1278. https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v7i1.6055
Ramaiah, S. (2003). Kecemasan: bagaimana mengatasi dan penyebabnya. Pustaka Populer Obor.
Suhadi, M. (2022). Tingkat Kecemasan Remaja Mengenai Pemberitaan Covid-19 Di Media Sosial. Jurnal Digital Media Dan Relationship, 4(1), 24–30. https://doi.org/10.51977/jdigital.v4i1.740
Sulistyo, A., Ristanti, Suharyono, E., Djamil, farah D., & Sudanang, E. A. (2023). JURNAL HARMONI NUSA BANGSA Presepsi Remaja Terhadap Gangguan Kecemasan Pada Fase Remaja Akhir Menuju Dewasa Awal. Jurnal Harmoni Nusa Bangsa, 1(1), 28–39. http://stipram.co.id
Vildayanti, H., Puspitasari, I. M., & Sinuraya, R. K. (2018). REVIEW: FARMAKOTERAPI GANGGUAN ANXIETAS. Farmaka, 16(1), 196–213. http://jurnal.unpad.ac.id/farmaka/article/view/17446-
Viratama, A., & Oktaviani, F. (2019). THE LEVEL OF ANXIETY OF STUDENTS ABOUT COVID-19 NEWS IN SOCIAL MEDIA. Metakom.YEAR, 5(2), 33–43. https://doi.org/10.23960/metakom.v5i2.198
Weiten, W. (2013). Psychology Themes and Variation. Wadsworth: Cengage Learning.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 ENCEP MUHAMMAD FAJRI

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







