KONTRIBUSI MODEL COOPERATIVE LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PADA MATA PELAJARAN IPS DI SEKOLAH DASAR

Authors

  • JULIA RAHMAWATI Universitas Negeri Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.61116/jipp.v2i1.151

Keywords:

cooperative learning, membaca, ips, sekolah dasar

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V pada mata pelajaran IPS melalui model Cooperative Learning tipe Cooperatve Integrated Reading and Composition (CIRC) berbantuan media Crossword Puzzle.  Desain penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas dengan model Kemmis and Taggart. Penelitian ini dilaksanakan di di SD Negeri Badran Yogyakarta dengan melibatkan 17 siswa kelas V. Metode yang digunakan adalah metode tindakan kelas dengan pengumpulan data menggunakan tes, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar, motivasi, dan keterampilan siswa meningkat disetiap siklus. Pada kategori ketercapaian proses siswa kelas V pada mata pelajaran IPS, siklus I mendapatkan presentase sebesar 35,3% dengan nilai rata-rata 68,4. Kemudian, terjadi peningkatan sebesar 63,0% atau berada pada presentase 98,0% dengan nilai rata-rata 87,9 pada siklus II. Pada kategori hasil asesmen hasil membaca pemahaman pada pra siklus mendapatkan nilai rata-rata sebesar 69,9 atau jika dalam presentase ditulis 70,5%. Pada siklus 1, diperoleh nilai rata-rata sebesar 70,9 dengan presentase 52,9% dan mengalami peningkatan pada siklus 2 menjadi 88,2% atau mengalami peningkatan sebesar 35,3%. Perolehan presentase beserta nilai rata-rata tersebut menunjukkan peningkatan yang signifikan pada perubahan kualitas proses dan kualitas produk peningkatan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V dalam mata pelajaran IPS melalui pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe Cooperative Integrated Reading and Composition berbantuan media pembelajaran crossword puzzle.

References

Abidin, A. M. (2017). Kreativitas Guru Menggunakan Model Pembelajaran dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa. Didaktika Jurnal Kependidikan, Jurusan Tarbiyah STAIN Watampone, 11(2).

Ambarita, R. S. (2021). Analisis Kemampuan Membaca Pemahaman pada Siswa Sekolah Dasar. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(5).

Depdiknas. (2007). Pedoman Pembelajaran Bidang Pengembangan Berbahasa di Taman Kanak-Kanak. Jakarta: Depdiknas Manajemen Pendidikan Dasar.

Finochiaro, & Bonomo. (1973). The Foreign Language Learner: A Guide for Teacher. New York: Regents Pub. Co. Inc.

Hamalik, O. (2014). Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.

Ormrod, J. E. (2008). Psikologi Pendidikan Jilid 1. Jakarta: Erlangga.

Rahman, A., Munandar, S. A., & dkk. (2022). Pengertian Pendidikan, Ilmu Pendidikan dan Unsur-Unsur Pendidikan. Al Urwatul Wutsqa: Kajian Pendidikan Islam, 2(1), 2-3.

Slavin, R. E. (2005). Cooperative Learning: theory, research and practice. London: Allymand Bacon.

Sudijono, A. (2015). Pengantar Statistik Pendidikan. Jakarta: PT. Raja Grafindo.

Tarigan. (2013). Menulis sebagai suatu Keterampilan Berbahasa. In R. C. Anderson, Language Skills in Elementary Education. Bandung: Angkasa.

Downloads

Published

2024-01-31

How to Cite

JULIA RAHMAWATI. (2024). KONTRIBUSI MODEL COOPERATIVE LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PADA MATA PELAJARAN IPS DI SEKOLAH DASAR. Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Psikologi (JIPP), 2(1), 31–45. https://doi.org/10.61116/jipp.v2i1.151

Issue

Section

Articles