Praktik Guru Biologi dalam Mendorong Literasi Sains melalui Pengelolaan Limbah Rumah Tangga di Lingkungan Sekolah
DOI:
https://doi.org/10.61116/jiim.v3i3.802Keywords:
Guru, Biologi, Literasi Sains, Limbah Rumah Tangga, Lingkungan, SekolahAbstract
Penelitian Aksi Kualitatif ini bertujuan untuk menganalisis upaya Guru Biologi dalam meningkatkan Literasi Sains dan memfasilitasi Aksi Nyata siswa terkait pengelolaan limbah rumah tangga (LRT) di lingkungan sekolah di Banyuwangi. Literasi Sains yang kuat harus mampu ditransformasikan menjadi tindakan berbasis bukti ilmiah (scientific action). Penelitian dilakukan dalam dua siklus Penelitian Aksi Kelas (Classroom Action Research) yang melibatkan 1 Guru Biologi dan 30 siswa kelas X SMA Negeri X Banyuwangi. Data dikumpulkan melalui observasi kinerja praktik, jurnal refleksi guru/siswa, dan penilaian produk (desain sistem pengomposan). Hasil penelitian menunjukkan: (1) Peningkatan Literasi Sains Fungsional: Siswa berhasil mengaitkan konsep Biologi (dekomposisi, siklus nutrien) dengan masalah LRT organik; (2) Transformasi Aksi Nyata: Peningkatan signifikan dalam partisipasi aktif siswa, di mana 85% siswa terlibat dalam implementasi sistem komposter mini di sekolah; dan (3) Attitudinal Change: Jurnal refleksi mengungkap pergeseran pandangan siswa dari limbah sebagai masalah menjadi sumber daya. Strategi kunci yang berhasil adalah Pedagogi Berbasis Proyek (PBP) Lingkungan yang mewajibkan siswa menganalisis limbah secara ilmiah (mengukur pH dan kelembaban) sebelum bertindak. Studi menyimpulkan bahwa Integrasi Teori Biologi dengan Aksi Nyata Lokal adalah kunci untuk menghasilkan siswa yang tidak hanya melek sains tetapi juga bertanggung jawab secara ekologis.
References
Arifin, A. (2020). Literasi Sains dan Pendidikan Lingkungan. Pustaka Pelajar.
Bandura, A. (1997). Self-Efficacy: The Exercise of Control. W. H. Freeman and Company.
Blackmore, C. (2007). Ecology and Environmental Change: An Integrated Approach. SAGE Publications.
Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Dewey, J. (1938). Experience and Education. Macmillan.
Djamarah, S. B. (2015). Psikologi Belajar. Rineka Cipta.
Dweck, C. S. (2006). Mindset: The New Psychology of Success. Random House.
Febriani, T. (2019). Efektivitas Model Project-Based Learning dalam Meningkatkan Literasi Sains. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia, 7(1), 12–25.
Freire, P. (2000). Pedagogy of the Oppressed (30th Anniversary Edition). Continuum.
Hadi, S. (2019). Penerapan Scientific Inquiry dalam Pembelajaran Biologi. Jurnal Inovasi Pendidikan, 8(1), 1–15.
Holbrook, J., & Rannikmae, M. (2009). The Meaning of Scientific Literacy. International Journal of Environmental & Science Education, 4(3), 275–288.
Hutauruk, B. (2021). Peran Guru sebagai Scaffolding Metakognitif dalam Pembelajaran. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 12(3), 15–30.
Kemmis, S., & McTaggart, R. (2005). Participatory Action Research: Communicative Action and the Public Sphere. SAGE Publications.
Krajcik, J. S., & Blumenfeld, P. C. (2006). Project-Based Learning. In R. K. Sawyer (Ed.), The Cambridge Handbook of the Learning Sciences (pp. 317–333). Cambridge University Press.
Lubis, M. Y. (2020). Dukungan Orang Tua dan Kualitas Self-Regulated Learning Siswa. Jurnal Psikologi Pendidikan, 5(2), 100–115.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Mulyasa, E. (2015). Menjadi Kepala Sekolah Profesional. PT Remaja Rosdakarya.
Novak, J. D. (1998). Learning, Creating, and Using Knowledge: Concept Maps as Facilitative Tools in Schools and Corporations. Erlbaum.
OECD. (2019). PISA 2018 Results (Volume I): What Students Know and Can Do. OECD Publishing.
Pines, A., & West, C. (1986). The Role of Affect in Learning and Teaching. SAGE Publications.
Prawiro, A. (2018). Sosiologi Keluarga dan Peran Orang Tua. Kencana Prenada Media Group.
Rochman, C. (2020). Integrasi Isu Lokal Lingkungan dalam Kurikulum Biologi SMA. Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia, 6(2), 250–265.
Schön, D. A. (1983). The Reflective Practitioner: How Professionals Think in Action. Basic Books.
Stake, R. E. (1995). The Art of Case Study Research. SAGE Publications.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Supriadi, H. (2009). Efektivitas MGMP sebagai Wadah Peningkatan Kompetensi Guru. Jurnal Ilmu Pendidikan, 16(2), 100–115.
Tilaar, H. A. R. (2013). Kekuatan dan Kegagalan Pendidikan Indonesia. Kompas Media Nusantara.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Harvard University Press.
Widodo, A. (2017). Implementasi Literasi Sains dalam Kurikulum 2013. Jurnal Pendidikan Sains, 5(2), 70–85.
Yin, R. K. (2018). Case Study Research and Applications: Design and Methods (6th ed.). SAGE Publications.
Zimmerman, B. J. (2000). Attaining Self-Regulation: A Social Cognitive Perspective. In M. Boekaerts, P. R. Pintrich, & M. Zeidner (Eds.), Handbook of Self-Regulation (pp. 13–39). Academic Press.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Yuristya Kayumi Meilani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







