Analisis Peningkatan Minat Belajar Sejarah melalui Reciprocal Teaching pada Siswa Sekolah Menengah Atas

Authors

  • Deakin Purnama Putra Universitas Jember, Jawa Timur, Indonesia
  • Ahmad Arif Budiman Nasution Universitas Jember, Jawa Timur, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.61116/jiih.v3i4.814

Keywords:

Minat, Belajar, Sejarah, Reciprocal Teaching, Siswa, Sekolah Menengah Atas

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan Minat Sejarah Siswa Kelas XI Melalui Pembelajaran Terbalik (Reciprocal Teaching) di SMA N2 Tanggul Jember. Hal ini Berdasarkan temuan di SMA N 2 Tanggul, dimana minat belajar sejarah siswa tergolong rendah karena strategi pembelajaran yang digunakan guru masih didominasi dengan ceramah. Peneliti lalu memberikan Variasi dalam model pembelajaran menggunakan Pembelajaran Terbalik (Reciprocal Teaching).  Jenis Penelitian yang dilakukan adalah Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari dua siklus. Setiap Siklus terdiri dari 4 Tahap ialah perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Subjek penelitian tersebut yaitu siswa kelas SMA XI di SMA N2 Tanggul. Tahun Ajaran 2024/2025 sebanyak 35 orang. Data terkait minat belajar siswa pelajaran Sejarah diambil melalui angket. Data-data tersebut dikumpulkan lalu dianalisis melalui analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran terbalik (Reciprocal Teaching) dapat meningkatkan kemampuan minat belajar sejarah siswa saat siklus I ke siklus II. Pada siklus I persentase minat belajar sejarah peserta sebesar 63% (22 orang) yaitu tergolong dalam kategori cukup. meningkat pada siklus II menjadi 84% (29 orang) yakni termasuk dalam kategori baik dengan persentase peningkatan sebesar 21%. Melalui hasil penelitian tersebut, dapat disarankan sebagai alternatif pembelajaran dikelas kepada guru Sejarah untuk Menggunakan model pembelajaran Terbalik (Reciprocal Teaching) dalam meningkatkan motivasi belajar Siswa.

References

Arends, R. I. (2012). Learning to teach (9th ed.). New York, NY: McGraw-Hill Education.

Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Arikunto, S., Suhardjono, & Supardi. (2006). Penelitian tindakan kelas. Jakarta: Bumi Aksara.

Azriani, Y. A., Masrul, M., & Daulay, M. I. (2022). Peningkatan hasil belajar IPS dengan menggunakan model Reciprocal Teaching siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(1), 8581–8593.

Heri, A. (2014). Pembelajaran sejarah berbasis kesadaran historis. Yogyakarta: Ombak.

Kemendikbud. (2023). Panduan pembelajaran dan asesmen Kurikulum Pembelajaran Mendalam. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Kemmis, S., & McTaggart, R. (2014). The action research planner: Doing critical participatory action research. Singapore: Springer.

Mulyasa, E. (2024). Pengembangan dan implementasi kurikulum pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nonita, E. S., Nurhasanah, & Jaelani, A. K. (2021). Pengaruh penerapan model pembelajaran Reciprocal Teaching terhadap hasil belajar muatan IPS siswa kelas VI di SDN 10 Mataram Tahun Ajaran 2021/2022. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 6(3), 314–320. https://doi.org/10.29303/jipp.v6i3.245

Nurfitri, C., Badarudin, B., & Rahmawati, B. F. (2018). Pengaruh metode bertimbal balik (Reciprocal Teaching) terhadap berpikir kritis siswa pada mata pelajaran sejarah kelas XI IPS SMA Negeri 2 Aikmel Tahun Pelajaran 2018/2019. Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan, 2(2), 132–142.

Palincsar, A. S., & Brown, A. L. (1984). Reciprocal teaching of comprehension-fostering and comprehension-monitoring activities. Cognition and Instruction, 1(2), 117–175.

Pratama, D., & Suyono. (2021). Pengaruh model Reciprocal Teaching terhadap minat dan hasil belajar siswa pada pembelajaran sejarah. Jurnal Pendidikan Sejarah, 10(1), 55–66.

Rahmawati, L. (2020). Penerapan model pembelajaran Reciprocal Teaching untuk meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran IPS. Jurnal Pendidikan Dasar, 11(2), 145–154.

Sardiman, A. M. (2018). Interaksi dan motivasi belajar mengajar. Jakarta: Rajawali Pers.

Shiella, R., Herimanto, & Isawati, I. (2025). Analisis penggunaan metode Reciprocal Teaching dalam pembelajaran sejarah: Studi kasus kelas XI SMA Negeri 1 Mojolaban Sukoharjo. Candi: Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah.

Slameto. (2015). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Uno, H. B. (2016). Teori motivasi dan pengukurannya: Analisis di bidang pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Wahyudi, R., & Rozimela, Y. (2025). The Reciprocal Teaching and reading interest impact on students’ reading comprehension. Elsya: Journal of English Language Studies. (meskipun bukan IPS/Sejarah, jurnal ini membahas hubungan metode dan minat/kemampuan siswa

Waruwu, S. J., & Telaumbanua, W. A. (2023). Penerapan model pembelajaran Reciprocal Teaching dalam upaya meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII pada mata pelajaran IPS. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 7(2), artikel 26681.

Woolfolk, A. (2019). Educational psychology (14th ed.). Boston, MA: Pearson Education.

Published

2025-11-30

How to Cite

Deakin Purnama Putra, & Ahmad Arif Budiman Nasution. (2025). Analisis Peningkatan Minat Belajar Sejarah melalui Reciprocal Teaching pada Siswa Sekolah Menengah Atas. Jurnal Ilmiah IPS Dan Humaniora (JIIH), 3(4), 108–118. https://doi.org/10.61116/jiih.v3i4.814

Issue

Section

Articles