Perubahan Paradigma Praktik Guru dalam Menghadapi Informasi Sejarah Palsu pada Media Sosial
DOI:
https://doi.org/10.61116/jiih.v3i3.790Keywords:
Paradigma, Praktik, Guru, Informasi, Sejarah, Palsu, Media, SosialAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kualitatif pergeseran paradigma (cara pandang) dan praktik pedagogis Guru Sejarah di Banyuwangi dalam merespons fenomena disinformasi sejarah (historical hoax) yang masif di media sosial. Era digital menempatkan guru dalam posisi dilematis: teknologi sebagai peluang sumber daya belajar dan ancaman penyebaran fakta palsu. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif Interpretatif dengan desain Studi Fenomenologis yang melibatkan 10 Guru Sejarah SMA/SMK di Banyuwangi yang aktif menggunakan media sosial dan teknologi dalam pengajaran. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi praktik ajar digital, dan analisis dokumen Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) digital. Hasil penelitian mengidentifikasi tiga perubahan paradigma esensial: (1) Shifting Authority: Pergeseran guru dari otoritas tunggal fakta ke fasilitator literasi sumber; (2) Digital Defensiveness: Respon awal guru adalah sikap defensif (menghindari atau melarang penggunaan sumber digital), yang kemudian berevolusi menjadi integrasi kritis; dan (3) Pedagogy of Verification: Adopsi praktik ajar baru yang berfokus pada verifikasi sumber dan counter-narrative. Studi ini menyimpulkan bahwa teknologi digital memaksa guru Sejarah untuk bertransformasi dari penyampai sejarah menjadi kurator konten kritis, namun keberlanjutan praktik ini terkendala oleh minimnya pelatihan dan beban kerja yang tinggi.
References
Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Fraenkel, J. R., Wallen, N. E., & Hyun, H. H. (2019). How to Design and Evaluate Research in Education (10th ed.). McGraw-Hill Education.
Fullan, M. (2016). The New Meaning of Educational Change (5th ed.). Teachers College Press.
Hasan, S. (2019). Pendidikan Sosiologi dan Tantangan Modernisasi. PT Remaja Rosdakarya.
Hasan, Z. (2019). Metode Penelitian Kualitatif: Pendekatan Fenomenologi. Prenada Media Group.
Hasanah, U. (2021). Peran Guru dalam Mengatasi Disinformasi Sejarah di Media Sosial. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 27(1), 1–15.
Kartodirdjo, S. (1993). Pendekatan Ilmu Sosial dalam Metodologi Sejarah. Gramedia Pustaka Utama.
Lankshear, C., & Knobel, M. (2015). Digital Literacies: Changing Forms of Readership. Peter Lang.
Livingstone, S. (2008). Internet Literacy: A Wider Lens. Media International Australia, 128(1), 7–16.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Moustakas, C. (1994). Phenomenological Research Methods. SAGE Publications.
Polkinghorne, D. E. (1988). Narrative Knowing and the Human Sciences. State University of New York Press.
Putra, S. W. (2021). Transformasi Peran Guru Sejarah di Era Digital: Dari Sage ke Guide. Jurnal Pedagogi Sejarah, 10(1), 45–60.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Syaodih, N. (2014). Metode Penelitian Pendidikan. PT Remaja Rosdakarya.
Thompson, P. (2000). The Voice of the Past: Oral History (3rd ed.). Oxford University Press.
UNESCO. (2018). Journalism, 'Fake News' & Disinformation: Handbook for Journalism Education and Training. UNESCO Publishing.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Harvard University Press.
Wigfield, A., & Eccles, J. S. (2000). Expectancy-Value Theory of Achievement Motivation. Contemporary Educational Psychology, 25(1), 68–81.
Yin, R. K. (2018). Case Study Research and Applications: Design and Methods (6th ed.). SAGE Publications.
Zulkifli, S. (2016). Peran Guru sebagai Curator Konten Kritis di Kelas. Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran, 5(1), 1–10.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Rinno Ramadhana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








