Identifikasi Strategi Pengembangan Media Ajar Bahasa Inggris Berbasis Budaya Lokal

Authors

  • Siti Yohanita Universitas PGRI Banyuwangi, Jawa Timur, Indonesia

Keywords:

Strategi, Pengembangan, Media Ajar, Bahasa Inggris, Budaya Lokal

Abstract

Penelitian ini merupakan studi pendahuluan (need assessment) dalam kerangka Research and Development (R&D) yang bertujuan mengidentifikasi kebutuhan mendesak dan merumuskan strategi pengembangan media ajar Bahasa Inggris yang mengintegrasikan Budaya Lokal Banyuwangi (fokus pada Tari Gandrung) untuk siswa Sekolah Dasar (SD). Pembelajaran Bahasa Inggris di SD seringkali kurang relevan dan minim konteks, sehingga menghambat motivasi belajar dan pemahaman budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan melibatkan 8 guru Bahasa Inggris SD dan 50 siswa di empat SD di Banyuwangi. Data dikumpulkan melalui kuesioner kebutuhan, wawancara mendalam, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan kebutuhan dominan pada media ajar yang berfokus pada keterampilan speaking (berbicara) dan vocabulary (kosakata). Potensi integrasi Tari Gandrung sangat tinggi sebagai narasi autentik untuk mengajarkan descriptive text dan action verbs. Kendala utama adalah (1) Minimnya Kompetensi Guru dalam mendesain materi berbasis budaya lokal, dan (2) Keterbatasan Media Ajar Audiovisual yang sudah ada. Strategi pengembangan media yang direkomendasikan mencakup: (a) Digital Storytelling Tari Gandrung dalam Bahasa Inggris; (b) Gamification Kosakata terkait atribut budaya; dan (c) Desain offline-compatible. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media ajar kontekstual berbasis budaya lokal sangat esensial untuk meningkatkan motivasi sekaligus mempromosikan literasi budaya siswa SD Banyuwangi.

References

Aflah, M. N., & Rahmani, E. F. (2018). Analisa kebutuhan (need analysis) mata kuliah bahasa inggris untuk mahasiswa kejuruan. Jurnal Pendidikan Bahasa, 7(1), 77–89.

Arvianti, I., & Wahyuni, A. (2020). Penerapan model pembelajaran Bahasa Inggris berbasis kearifan lokal sebagai upaya konstruktivisme karakter anak bangsa. The 12th University Research Colloqium 2020. Universitas 'Aisyiyah Surakarta.

Asrifan, A., Vargheese, K. J., Syamsu, T., & Amir, M. (2020). ESP Course Design: The Need Analysis on Tourism Department in Indonesia Vocational High Schools. Journal of Advanced English Studies, 3(2), 69–77.

Dick, W., Carey, L., & Carey, J. O. (2015). The Systematic Design of Instruction (8th ed.). Pearson Education.

Endari, S. B. (2022). Pengembangan Modul Elektronik Berbasis Kearifan Lokal Kenduri Sko Menggunakan Aplikasi Anyflip di Kelas 4 Tema 7 Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan dan Konseling (Jpdk), 4(6), 8781–8788.

Harmer, J. (2007). How to Teach English (New Edition). Harlow: Pearson Education Limited.

Heinich, R., Molenda, M., Russell, J. D., & Smaldino, S. E. (2005). Instructional Media and Technologies for Learning (8th ed.). New Jersey: Pearson Merrill Prentice Hall.

Hutchinson, T., & Waters, A. (1987). English for Specific Purposes: A learning-centred approach. Cambridge: Cambridge University Press.

Kertiasih, N. N., Kardana, I. N., Warmadewi, A. A. I. M., & Artana, N. L. G. M. A. D. (2021). Pembelajaran Bahasa Inggris Komunikatif Berbasis Budaya. Jurnal Abdidas, 2(4), 743–751.

Kramsch, C. (2013). Language and Culture. Oxford University Press.

Lufiah, S., Retno, R. S., & Dewi, C. (2022). Pengembangan modul literasi digital berbasis budaya lokal madiun untuk meningkatkan motivasi belajar siswa sekolah dasar. Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar, 3, 968–977.

Maria, A. (2022). Pengembangan Modul Pembelajaran Bahasa Inggris Smp Yang Berorientasi Pada Globalisasi Dan Lokalisasi Teks-Konteks. Jurnal Syntax Admiration, 3(3), 546–555.

Mustafa, F. (2018). English Language Teaching in Indonesia: Its Challenges and Opportunities. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Nasir, A., & Andriani, A. (2020). Kearifan lokal dalam pembelajaran Bahasa Inggris: Sarana meningkatkan keterampilan pelajar Bahasa Inggris dewasa. Pepatuzdu: Media Pendidikan dan Sosial Kemasyarakatan, 16(2), 133–142.

Ningsih, S. (2021). Pengembangan Bahan Bacaan Bahasa Inggris Berbasis Budaya Lokal Ende-Lio untuk Siswa Sekolah Menengah Pertama. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(3), 1011–1020.

Padmawati, N. N., Nitiasih, P. K., & Artini, L. P. (2019). Model konseptual pembelajaran bahasa inggris berbasis budaya untuk sekolah dasar di Bali. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 42(3), 321–331.

Parlindungan, F., Reflianto, I., & Syafruddin, S. (2018). Sosialisasi Model Pengembangan Kurikulum Bahasa Inggris Berbasis Kearifan Lokal di SMK. Jurnal Inovasi dan Layanan Pemberdayaan Ilmu Pengetahuan Indonesia (JILPI), 1(4), 573–579.

Saprin, S., Al – Pansori, M. J., & Nu'man Wadi, M. (2025). Meningkatkan Kemampuan Menyusun Bahasa Inggris Melalui Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Kearifan Lokal di SMP Negeri 3 Alas Barat. NUSRA : Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, 6(3), 306–315.

Susanti, A., Trisusana, A., & Aminin, Z. (2023). Pendampingan Media Digital Storytelling Berbasis Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Guru Bahasa Inggris SMP Trenggalek. Jurnal Pengabdian Masyarakat Pendidikan, 2(2), 63–70.

Wero, L., Laksana, D. N. L., & Lawe, Y. U. (2021). Integrasi Konten dan Konteks Budaya Lokal Etnis Ngada dalam Bahan Ajar Multilingual untuk Pembelajaran Siswa Sekolah Dasar. Mimbar PGSD Undiksha, 9(3), 515–522.

Published

2025-05-31

How to Cite

Siti Yohanita. (2025). Identifikasi Strategi Pengembangan Media Ajar Bahasa Inggris Berbasis Budaya Lokal. Jurnal Ilmiah IPS Dan Humaniora (JIIH), 3(2), 38–43. Retrieved from https://jurnalcendekia.id/index.php/jiih/article/view/639

Issue

Section

Articles