Implementasi Materi Pluralisme pada Lingkungan Sekolah Multikultural
DOI:
https://doi.org/10.61116/jiih.v3i1.618Keywords:
Materi, Pluralisme, Lingkungan, Sekolah, MultikulturalAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi dan strategi guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dalam mengajarkan materi pluralisme dan keberagaman agama/etnis di lingkungan sekolah multikultur Banyuwangi. Banyuwangi merupakan daerah dengan keberagaman etnis yang unik, termasuk Suku Osing, Jawa, Madura, dan Bali. Konteks lokal ini menjadi krusial dalam pendidikan kewarganegaraan. Penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus ini melibatkan lima guru PPKn dari tiga sekolah menengah yang memiliki komposisi siswa multikultur signifikan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi kelas, dan analisis dokumen kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas guru memiliki persepsi positif terhadap pentingnya integrasi isu lokal, namun menghadapi tantangan signifikan berupa ketersediaan bahan ajar yang kontekstual, keterbatasan waktu, dan sensitivitas topik. Strategi yang paling umum digunakan adalah metode diskursus berbasis studi kasus lokal dan proyek kewarganegaraan yang melibatkan interaksi antarkelompok. Studi ini merekomendasikan perlunya pelatihan khusus pedagogi multikultural bagi guru PPKn dan pengembangan modul ajar yang memuat kasus-kasus keberagaman Banyuwangi untuk memperkuat toleransi dan kohesi sosial di sekolah.
References
Azra, A. (2015). Pendidikan Multikultural: Membangun Kemanusiaan Indonesia. PT RajaGrafindo Persada.
Banks, J. A. (2015). Cultural Diversity and Education: Foundations, Curriculum, and Teaching (6th ed.). Routledge.
Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using Thematic Analysis in Psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101.
Gorski, P. C. (2008). The Challenge of Defining and Measuring Multiculturalism. National Association for Multicultural Education.
Guskey, T. R. (2002). Professional Development and Teacher Change. Teachers and Teaching: Theory and Practice, 8(3-4), 381–391.
Huda, M. (2022). Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Mengembangkan Pendidikan Multikultural. Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam, 1(1), 71–85.
Maksum, A. (2013). Pluralisme dan Multikulturalisme: Paradigma Baru Pendidikan Agama Islam di Indonesia. Aditya Media Publishing.
Munadlir, A. (2016). Strategi Sekolah dalam Pendidikan Multikultural. Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 2(2), 122–135.
Parker, W. C. (2011). Social Studies Today: Research and Practice. Routledge.
Primawati, L. (2013). Pembelajaran Multikultural Melalui Pendidikan Multikultural Berbasis Nilai Kebangsaan. Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, 5(2), 82–95.
Savage, T. V., & Hinson, J. T. (2007). Curriculum Planning: Blending Postmodern Perspectives. Waveland Press.
Setiawan, T. (2020). Persepsi Guru terhadap Pembelajaran Multikultural di Sekolah Dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(4), 580–595.
Subiarto, P. (2020). Pengembangan Kurikulum Berbasis Multikulturalisme di Indonesia (Landasan Filosofis dan Psikologis). Didaktika: Jurnal Kependidikan, 14(2), 170–185.
Tilaar, H. A. R. (2004). Multikulturalisme: Tantangan-tantangan Global Masa Depan dalam Transformasi Pendidikan Nasional. Grasindo.
Winataputra, U. S. (2012). Pendidikan Kewarganegaraan: Isu-Isu Kontemporer di Indonesia. PT Remaja Rosdakarya.
Yin, R. K. (2018). Case Study Research and Applications: Design and Methods (6th ed.). SAGE Publications.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Wilda Ani Safitri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








