Perspektif Kepemimpinan Transformasional: Fenomena Ketua RT di Wilayah Blitar
DOI:
https://doi.org/10.61116/jiih.v4i2.1238Keywords:
Kepemimpinan, Transformasional, RT, BlitarAbstract
Ketua Rukun Tetangga (RT) merupakan bentuk kepemimpinan lokal yang memiliki peran penting dalam tata kelola sosial dan pemerintahan di tingkat masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengkaji fenomena kepemimpinan Ketua RT di wilayah Kabupaten dan Kota Blitar dalam perspektif kepemimpinan transformasional, khususnya dalam pembangunan visi bersama, motivasi warga, desentralisasi peran, dan komunikasi dua arah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan sumber data primer dari Ketua RT, warga aktif, tokoh masyarakat, dan anggota Karang Taruna pada sembilan lokasi RT. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan Ketua RT di wilayah Blitar secara umum mencerminkan prinsip kepemimpinan transformasional, tetapi penerapannya bersifat adaptif dan kontekstual. Musyawarah menjadi instrumen utama dalam membangun visi bersama, meskipun partisipasi warga masih timpang antarkelompok usia. Efektivitas kepemimpinan dipengaruhi oleh kondisi sosial-budaya dan modal sosial, terutama gotong royong. Desentralisasi peran berlangsung secara struktural dan situasional, sedangkan komunikasi dua arah diterapkan secara selektif sesuai urgensi keputusan. Penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan Ketua RT tidak berlangsung secara seragam, melainkan menyesuaikan karakteristik sosial, kelembagaan, dan kebutuhan masyarakat setempat.
References
Abubakar, H. R. (2021). Pengantar metodologi penelitian. SUKA-Press UIN Sunan Kalijaga.
Bennis, W. G., & Nanus, B. (1985). Leaders: The strategies for taking charge. Harper & Row.
Burns, J. M. (1978). Leadership. Harper & Row.
Hardani, Auliya, N. H., Andriani, H., Fardani, R. A., Ustiawaty, J., Utami, E. F., Sukmana, D. J., & Istiqomah, R. R. (2020). Metode penelitian kualitatif & kuantitatif. CV Pustaka Ilmu.
Harsoyo, R. (2022). Teori kepemimpinan transformasional Bernard M. Bass dan aplikasinya dalam peningkatan mutu lembaga pendidikan Islam. Southeast Asian Journal of Islamic Education Management, 3(2), 247–262.
Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. (2018). Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 18 Tahun 2018 tentang Lembaga Kemasyarakatan Desa dan Lembaga Adat Desa.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Rafsanjani, H. (2019). Kepemimpinan transformasional. Jurnal Masharif Al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah, 4(1), 1–27.
Republik Indonesia. (2014a). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.
Republik Indonesia. (2014b). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.
Republik Indonesia. (2014c). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
Sahir, S. H. (2021). Metodologi penelitian. Penerbit KBM Indonesia.
Sari, A., Dahlan, D., Tuhumury, R. A. N., Prayitno, Y., Siegers, W. H., Supiyanto, & Werdhani, A. S. (2023). Dasar-dasar metodologi penelitian. CV Angkasa.
Sugiyono. (2020). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.
Suriagiri. (2020). Kepemimpinan transformasional. CV Radja Publika.
Tempo. (2023). Sejarah Tonarigumi dan asal-usul Rukun Tetangga di Indonesia. Media Indonesia.
Widayati, C., Rahardjo, T. H., & Febriyanti, M. (2017). Pengaruh gaya kepemimpinan transformasional, motivasi dan kompensasi terhadap kinerja karyawan. Jurnal Ekonomi, 22(3), 466–485.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Nasyirudin, Sutowo Sutowo, Abdul Aziz Al Kaharudin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








