Analisis Kesenjangan Komunikasi Publik dalam Penanganan Banjir: Studi Kasus pada BPBD Kota Tangerang
DOI:
https://doi.org/10.61116/jiih.v4i3.1229Keywords:
Komunikasi Publik, Penanganan Banjir, BPBDAbstract
Banjir menjadi bencana yang berulang setiap tahun di Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, sehingga komunikasi publik memegang peranan penting dalam penyampaian informasi kepada masyarakat terdampak. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesenjangan komunikasi publik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang dalam penanganan banjir di Kecamatan Larangan. Pendekatan kuantitatif deskriptif digunakan dengan melibatkan 100 responden yang dipilih melalui teknik cluster sampling di empat kelurahan dengan frekuensi banjir tertinggi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert yang disusun berdasarkan lima aspek kesenjangan komunikasi publik dan dianalisis secara deskriptif untuk memperoleh nilai rata-rata setiap aspek. Hasil pengukuran diinterpretasikan menggunakan Situational Crisis Communication Theory (SCCT) untuk memahami sejauh mana komunikasi krisis BPBD telah berjalan sesuai kebutuhan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan seluruh aspek yang diukur berada pada kategori rendah dengan nilai rata-rata berkisar antara 2,050 sampai 2,090. Aspek responsivitas memperoleh nilai terendah, sedangkan aspek partisipasi publik memperoleh nilai tertinggi meski tetap tergolong rendah. Temuan ini mengindikasikan bahwa BPBD Kota Tangerang telah menjalankan berbagai upaya komunikasi kebencanaan, tetapi upaya tersebut belum sepenuhnya dirasakan masyarakat sebagai komunikasi yang kredibel dan mudah diakses. Kesenjangan komunikasi publik antara BPBD Kota Tangerang dan masyarakat Kecamatan Larangan masih perlu diatasi melalui penguatan komunikasi yang lebih cepat dan partisipatif dalam penanganan banjir.
References
Andung, P. A., Sos, S., Messakh, J. J., & Doko, M. M. (2023). Komunikasi Bencana: Konsep, Teori & Praktik Lokal, Baik Berbasis Kearifan.
Aryal, B., Poudel, B., Karki, J., Bhattarai, N., & Bhandari, S. (2024). Expectation of the Communication Mechanism and its Gap in Public Administration : Approaches to Communication between Local Government and Public. Nepal Journal of Multidisciplinary Research (NJMR), 7(2), 109–126. https://doi.org/https://doi.org/10.3126/njmr.v7i2.68251 Expectation
Athallah, R. F. (2025). Strategi komunikasi dalam mitigasi bencana banjir di kota tangerang selatan. Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Tangerang. (2024). Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKJIP) Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Tangerang Tahun 2023. https://bpbd.tangerangkota.go.id/assets/uploads/informationpublic_20240425_1714006708.pdf
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Tangerang. (2026). Wawancara Komunikasi Publik BPBD Kota Tangerang dalam Penanganan Banjir.
Bariyah, C., & Mukoyimah. (2023). Analisis Komunikasi Publik Dalam Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat (Studi Pada PLTU Kabupaten Batang). Mu’ashir: Jurnal Dakwah & Komunikasi Islam, 1(1), 41–58. https://doi.org/https://doi.org/10.35878/muashir.v1i1.746
BNPB. (2025a). Buku Data Bencana 2024. https://bnpb.go.id/storage/app/media/Buletin Info Bencana/Buku Data Bencana 2024/20250613_Buku Data 2024.pdf
BNPB. (2025b). Dampak Banjir di Jabodetabek, Kerugian Ekonomi dan Upaya Pemulihan. 27 Maret. https://www.bnpb.go.id/berita/dampak-banjir-di-jabodetabek-kerugian-ekonomi-dan-upaya-pemulihan
BPS Kota Tangerang. (2025a). Kecamatan Larangan dalam Angka 2025 [Publikasi tahunan]. https://tangerangkota.bps.go.id/id/publication/2025/09/26/87d38378c283b5e91da34347/kecamatan-larangan-dalam-angka-2025.html
BPS Kota Tangerang. (2025b). Kota Tangerang dalam Angka 2025 [Publikasi tahunan]. https://tangerangkota.bps.go.id/id/publication/2025/02/28/722b22432fe1e5f0675fec7f/kota-tangerang-dalam-angka-2025.html
Bukar, U. A. L. I., Sidi, F., Jabar, M. A., Nor, R., Binti, H., Abdullah, S., & Ishak, I. (2022). A Multistage Analysis of Predicting Public Resilience of Impactful Social Media Crisis Communication in Flooding Emergencies. IEEE Access, 10, 57266–57282. https://doi.org/10.1109/ACCESS.2022.3176963
Chunxia, Z., Fei, W., & Wei, F. (2022). Exploring the Antecedents to the Reputation of Chinese Public Sector Organizations During COVID-19 : An Extension of Situational Crisis Communication Theory. 13(June), 1–12. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2022.818939
Coombs, W. T. (2022). Situational Crisis Communication Theory ( SCCT ): Refining and Clarifying a Cognitive-Based Theory of Crisis Communication (W. T. Coombs & S. J. Holladay (eds.)). https://doi.org/https://doi.org/10.1002/9781119678953.ch14
Fadhilah, M. Y. (2025). Strategi Pemerintah Daerah Dalam Penguatan Koordinasi Kelembagaan Pada Pelaksanaan Sistem Perencanaan Penganggaran Terintegrasi Di Kabupaten Lahat [Institut Pemerintahan Dalam Negeri]. http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24763
Grantham, S. (2023). #bnefloods : An analysis of the Queensland Government media conferences during the 2022 Brisbane floods. TheAustralian Journal of Emergency Management, 38(2), 42–48. https://doi.org/https://www.doi.org/10.47389.38.2.41
Harahap, H. S. (2024). Penggunaan Media Sosial untuk Penyebarluasan Informasi Peringatan Dini Banjir ke Masyarakat ( Studi Kasus : BPBD Provinsi DKI Jakarta ). 5(11), 4592–4605.
Herasymiuk, K., Martselyak, O. V, Kirichenko, Y. N., Zhmur, N. V, & Shmalenko, I. I. (2020). Principles Of Integrity And Good Governance In Public Administration. 11(4), 545–555.
Karomah, S. F., & Apriliani, R. (2021). Crisis Communication of Pekalongan City Communications and Informatics Department Towards The Community of North Pekalongan In Handling Rob Floods. 2(1), 227–234.
Kompas.com. (2021, October 21). 3 titik terendam banjir di Kota Tangerang, terparah di Cipadu Larangan. https://megapolitan.kompas.com/read/2021/10/21/104954%0D%0A81/3-titik-terendam-banjir-di-kota-tangerang-%0D%0Aterparah-di-cipadu-larangan
Mucharam, A. (2022). Membangun Komunikasi Publik Yang Efektif. XXVII(1), 71–82.
Muthia, A., Sultan, M. I., & Latief, D. (2024). Website Kemenag . co . id sebagai Strategi Komunikasi Publik dalam Menyebarluaskan Program Moderasi Beragama. 4(2), 355–360.
Rohman, S. N., Lituhayu, D., & Lestari, H. (2024). Manajemen Penanggulangan Bencana Banjir Oleh Badan Penaggulangan Bencana Daerah (Bpbd) Di Kabupaten Pati. Journal of Public Policy and Management Review, 13(2), 1–19.
Santika, B., & Sjafari, A. (2025). Manajemen Bencana Banjir Oleh Badan Penanggulangan. Jurnal Ilmiah Niagara, XVII(2), 100–113.
Satu Peta Kota Tangerang. (2025). Peta wilayah terdampak banjir. https://maps.tangerangkota.go.id/wilayahterdampakbanj%0D%0Air/
Selaković, M. (2025). Government Crisis Communications and Business Crisis Response during 2024 Dubai Floods. 17(2), 23–32. https://doi.org/https://doi.org/10.24818/ejis.2025.11
Sudaryana, B., & Agusiady, R. (2022). Metode penelitian kuantitatif. Deepublish.
Sulastri, I. (2023). Komunikasi Efektif Tanggap Bencana. Pustaka Artaz.
Tampubolon, M. (2023). Metode penelitian. PT Global Eksekutif Teknologi.
Taslim, M., Pasaribu, A. J., Samudra, A. A., Doktor, P., Publik, A., & Ilmu, F. (2024). Analisis Mitigasi Bencana Banjir Di Kota Tangerang Selatan. 18(1978), 2187–2202.
Yaacob, S., Azmi, N., Zainol, M., Ali, S., Ali, H., & Ibrahim, N. (2025). The Role Of Leadership And Communication In Disaster Evacuation Management : A Case Study Of The 2014 Yellow Flood In Kelantan. 10(41), 791–801. https://doi.org/10.35631/IJLGC.1041051
Yiswana, M. (2024). Strategi Komunikasi Bpbd Dengan Masyarakat Dalam Penanggulangan Bencana Gempa Bumi Di Kabupaten Lombok Timur. Institut Pemerintahan Dalam Negeri.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Windhiadi Yoga Sembada, Nazwa Al Ghany

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








