Hubungan Tingkat Religiusitas dengan Motivasi Belajar pada Siswa Sekolah Menengah Pertama

Authors

  • Gattan Rafani Azzam Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati, Jawa Barat, Indonesia
  • Sutiawan Sutiawan Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati, Jawa Barat, Indonesia
  • Harina Novira Fitriani Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati, Jawa Barat, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.61116/jiih.v4i1.1125

Keywords:

Religiusitas, Motivasi, Belajar, Siswa, Sekolah Menengah Pertama

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya faktor religiusitas dalam menunjang motivasi belajar siswa, khususnya pada jenjang sekolah menengah pertama, di mana siswa berada pada fase perkembangan psikologis dan pembentukan karakter. Meskipun pembinaan religius telah banyak diterapkan di sekolah, keterkaitannya dengan motivasi belajar siswa masih memerlukan pembuktian empiris. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat religiusitas, tingkat motivasi belajar, serta hubungan antara religiusitas dan motivasi belajar siswa di SMP Negeri 18 Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Subjek penelitian berjumlah 30 siswa kelas IX yang dipilih sebagai responden. Pengumpulan data dilakukan melalui angket religiusitas dan angket motivasi belajar menggunakan Skala Likert, yang kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat religiusitas siswa berada pada kategori sedang hingga tinggi dengan nilai rata-rata 41,30, sedangkan motivasi belajar siswa juga berada pada kategori sedang hingga tinggi dengan nilai rata-rata 40,90. Hasil uji korelasi menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara religiusitas dan motivasi belajar dengan koefisien korelasi sebesar r = 0,491 dan nilai signifikansi p < 0,01. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat religiusitas siswa, maka semakin tinggi pula motivasi belajar yang dimiliki. Dengan demikian, religiusitas dapat menjadi salah satu faktor pendukung dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di lingkungan sekolah.

References

Daradjat, Z. (1993). Ilmu jiwa agama. Bulan Bintang.

Dewi, S. S., & Dalimunthe, H. A. (2022). Efikasi guru dalam mengembangkan religiusitas siswa madrasah ibtidaiyah negeri kelas awal. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(4), 3488–3502.

Emda, A. (2017). Kedudukan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran. Lantanida Journal, 5(2), 172–182.

Maslow, A. H. (1993). Motivation and personality (2nd ed.). Harper & Row.

Muliati, Irdam, Syahrina, & Mutia, M. F. T. (2023). Hubungan religiusitas dengan prestasi belajar pada siswa sekolah menengah atas (SMA) kelas XI. Psyche 165 Journal, 16(3), 131–136.

Nadzir, A. I., & Wulandari, N. W. (2013). Hubungan religiusitas dengan penyesuaian diri siswa pondok pesantren. Jurnal Psikologi Tabularasa, 8(2).

Sidik, Z., & Sobandi, A. (2018). Upaya meningkatkan motivasi belajar siswa melalui kemampuan komunikasi interpersonal guru. Jurnal Pendidikan Manajemen Perkantoran, 3(2), 190–198.

Published

2026-02-28

How to Cite

Gattan Rafani Azzam, Sutiawan, S., & Harina Novira Fitriani. (2026). Hubungan Tingkat Religiusitas dengan Motivasi Belajar pada Siswa Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Ilmiah IPS Dan Humaniora (JIIH), 4(1), 20–26. https://doi.org/10.61116/jiih.v4i1.1125

Issue

Section

Articles